Adapun untuk menarik perhatian warga binaan, Gumilar menyebut jika konse pencoblosan disini menggunakan konsep nusantara.
“Iya kita menggunakan konsep pakaian adat nusantara. Bisa kita lihat petugas KPPS nya ada yang menggunakan pakaian adat Bali, Kalimantan, Papua. Pokoknya semeriah mungkin,” ungkapnya.
Hal ini juga bertujuan untuk menarik warga binaan datang berbondong-bondong ke TPS.
Baca Juga:Nyoblos di Bogor, Prabowo Subianto: Hujan Membawa BerkahKang Emil Tetap Optimis Prabowo Gibran Menang Meski Ada Film Dirty Vote di Hari Tenang
“Ini hanya spontanitas. Saya sebagai kalapas disini memikirkan bagaimana caranya bisa menarik warga binaan supaya bisa memilih. Selain melakukan pencoblosan, mereka bisa senang saat datang ke TPS,” terangnya.
Selain itu, Gumilar juga melihat jika warga binaan sangat antusias pada pencoblosan kali ini.
“Antusias warga binaan alhamdulillah baik. Mereka soalnya sangat ingin berpartisipasi dalam menentukan pilihannya,” pungkasnya.
