JABAR EKSPRES – Pesta demokrasi tinggal menghitung hari. Segala unsur yang terlibat dalam pelaksanaan Pemilu 2024, pada Februari nanti, hingga saat ini terus berbenah dan mempersiapkan kebutuhan untuk keperluan hari tersebut.
Di antaranya digelar simulasi pungut-hitung suara. Hal tersebut berguna untuk melihat situasi dan kondisi saat Pemilu 2024 yang sesungguhnya berlangsung nanti. Di Kota Bandung, pelaksanaan itu diikuti ratusan peserta yang terlibat simulasi.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung, Wenti Frihadianti menjelaskan bahwa simulasi pemungutan dan perhitungan suara serta penggunaan SIREKAP, berlangsung hanya satu hari, di GOR Saparua, Selasa (30/1).
Baca Juga:Menang Dramatis Atas Irak, Jordania Pastikan Lolos ke Babak 8 Besar Piala Asia 2023Pemda Bandung Barat Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan Korban Kecelakaan Rombongan Peziarah
“Satu hari saja. Sesuai dengan kondisi di hari H pemilu. Jadi dari jam 7 sampai rekapitulasi suara, estimasi waktu kapan selesai. Karena kami juga melibatkan masyarakat langsung untuk memilih,” ungkap Wenti kepada wartawan usai kegiatan.
Dia menambahkan, simulasi tersebut pun dapat berguna sebagai pengetahuan kepada masyarakat terkait kondisi ril proses pemungutan suara di TPS pada 14 Februari 2024. Dari proses simulasi ini diharapkan juga untuk memberikan wawasan.
Termasuk pengetahuan untuk badan penyelenggara dalam hal ini Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS). Terutama terkait pemungutan suara dan rekapitulasi perhitungan suara.
“Di sisi lain, kita memberikan pemahaman kepada pemilih bagaimana alur pemilihan yang baik dan benar,” tambahnya.
“Untuk kegiatan simulasi dihadiri 500 orang secara langsung menghadirkan masyarakat, KPPS dan unsur KPU,” pungkasnya.***
