Banjir hingga Longsor Terjang Desa Margamulya Kabupaten Bandung, TPT Kantor Desa Ambruk

Tembok Penahan Tanah (TPT) di depan Kantor Desa Margamulya, Pangalengan, Kabupaten Bandung, roboh akibat hujan deras yang melanda, Minggu (7/1). Foto Istimewa
Tembok Penahan Tanah (TPT) di depan Kantor Desa Margamulya, Pangalengan, Kabupaten Bandung, roboh akibat hujan deras yang melanda, Minggu (7/1). Foto Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES -Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung pada Minggu (7/1) menimbulkan banjir bandang juga longsor  di Desa Margamulya, Pangalengan, Kabupaten Bandung hingga Tembok Penahan Tanah (TPT) Kantor Desa Margamulya ikut roboh.

“Iya betul, kalau banjir bandang itu terjadi di RW 01 dan RW 14 akibat meluapnya aliran sungai Cisangkuy karena intensitas hujan yang cukup tinggi,” ujar Kepala Desa (Kades) Margamulya Suhendar Rohmani saat dikonfirmasi, Selasa (9/1/2024).

Suhendar menambahkan, tidak hanya banjir bandang, di RT 03 RW 14, juga terjadi tanah longsor dengan longsoran tanah panjang 5 meter dan ketinggian 7 meter yang mengenai rumah yang dihuni wanita lansia.

Baca Juga:Hasil Audiensi PKL Dalam Kaum dengan Komisi B DPRD Kota Bandung Masih NihilDua Warga di KBB Tersambar Petir, Satu Diantaranya Tewas Saat Salat

“Iya itu tepat berada dibelakang rumah nya langsung sungai Cisangkuy,” tuturnya.

Suhendar menyebut, pihaknya juga saat ini sudah melakukan evakuasi terhadap penghuni rumah, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Takut karena curah hujan juga masih tinggi, khawatir ada kejadian lagi,” terangnya.

“Memang ini kejadian beruntun, banjir bandang, tanah longsor dan TPT yang ada di Kantor Desa juga ambruk memanjang sekitar 15 meter,” ungkapnya.

Meski TPT mengalami ambruk, pelayanan Desa tetap berjalan.

“Pelayanan semua lancar, nggak ada yang terganggu,” jelasnya.

Beruntungnya dari tiga peristiwa tersebut, tak ada korban jiwa namun hanya kerugian materil saja.

“Alhamdulillah, enggak ada korban jiwa, hanya materil saja,” ucapnya.

Atas kejadian ini, pihaknya pun bersama seluruh warga dan stakeholder terkait sudah melakukan pembersihan dengan alat seadanya.

“Sudah dilakukan pembersihan, seluruh warga sudah membersihkan rumah-rumah mereka dengan alat seadanya dan dibantu oleh pihak Desa. Kami juga dibantu anggota Polsek Pangalengan untuk turut serta bantu warga,” ungkapnya.

Baca Juga:Ribuan Rumah di Kampung Bojong Asih Dayeuhkolot Kembali Terendam Banjir, Warga Minta Penambahan Folder AirPintu Air di Cimahi Jebol, Pemerintah Diminta Tindak Cepat Perluas Saluran Sungai Cigugur!

Selain itu, Suhendar menjelaskan kejadian yang terjadi ini salah satunya, akibat meluapnya aliran sungai Cisangkuy yang kerap terjadi ketika hujan dengan intensitas tinggi.

0 Komentar