JABAR EKSPRES – Culling Game merupakan sebuah peristiwa mematikan dalam serial manga dan anime Jujutsu Kaisen.
Pertarungan ini merupakan battle royale di antara para penyihir jujutsu dan non-penyihir yang diberi teknik terkutuk oleh Kenjaku, antagonis utama dalam seri ini.
Pertarungan ini mengikuti serangkaian aturan yang harus diikuti oleh para pemain, seperti membunuh pemain lain untuk mendapatkan poin dan bertahan hidup, atau menambahkan aturan baru dengan jumlah poin yang cukup.
Baca Juga:Mengenal Si Cantik Erin Maloney yang Disebut Pantas Memerankan Nico Robin di One Piece Live Action 2Spoiler One Piece 1103: Perang Besar Sepanjang Sejarah One Piece Bakal Terjadi di Pulau Elbaf!
Lokasi pertarungan tersebar di sepuluh koloni di Jepang, masing-masing dikelilingi oleh barier yang mencegah non-pemain masuk atau keluar.
Beberapa karakter utama yang berpartisipasi dalam Culling Game antara lain Yuji Itadori, Megumi Fushiguro, Yuta Okkotsu, dan Maki Zenin.
Pertarungan ini dianggap sebagai tindakan teroris jujutsu paling belum pernah terjadi, mengancam keseimbangan dunia dan keselamatan masyarakat yang tak berdosa.
Menurut Jujutsu Kaisen Wiki, Culling Game melibatkan sekitar 1.000 pemain yang diberi teknik terkutuk oleh Kenjaku.
Seorang non-penyihir yang diberi teknik terkutuk Pengendalian Darah oleh Kenjaku. Dia dapat mengendalikan darah dirinya sendiri dan orang lain, bahkan menciptakan senjata dan baju besi dari darah.
Dianggap sebagai salah satu pemain terkuat dalam permainan ini, ia dengan mudah membunuh banyak penyihir.
Yuta Okkotsu
Seorang penyihir kelas khusus yang dulunya menjadi wadah Rika Orimoto, roh dendam yang kuat.
