”Program pengumpulan SKP ini sudah disediakan secara digital melalui aplikasi Sistem Informasi Apoteker (SIAp),” ungkap Agus.
Sedangkan, Wakil Rektor II Unjani, Dr. Asep Kurniawan, S.E., M.T., M.I.P., ASCA., CHRA., mewakili Rektor Unjani Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LLM., PhD., yang berhalangan hadir, dalam pidatonya mengaku bangga atas keberhasilan mahasiswa yang telah dicapai dalam Uji Kompetensi Mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker Indonesia.
Dia pun berharap keberhasilan tersebut dapat segera didharma baktikan kepada masyarakat luas. Selain itu, Asep juga berpesan agar kompetensi yang sudah didapat dalam bidang pelayanan kefarmasian, hendaknya diikuti dengan kompetensi lainnya seperti kompetensi kerjasama, kepemimpinan dan kemampuan manjerial.
Baca Juga:Jelang Tahun 2024, Populix Bagikan Tren Belanja Online dan Investasi DigitalTingkatkan Kecepatan Pelayanan, BPJS Kesehatan Implementasikan I-Care JKN di Seluruh RS
”Kompetensi itu akan terus berhubungan dengan orang yang berbeda profesi,” tutupnya. (*)
