JABAR EKSPRES – Warga terdampak perusakan pipa PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor di Kampung Muara Lebak, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat tampak sumringah atas penetapan lima orang tersangka oleh Polresta Bogor Kota.
Warga RW 10 di kampung tersebut merasa bersyukur dan menyatakan siap mendukung upaya Polresta Bogor Kota dalam menangani kasus perusakan pipa milik perusahaan umum plat merah tersebut.
Hal itu disampaikan Dicky selaku perwakilan warga. Ia menyebut, dukungan yang disepakati warga tersebut untuk menjaga kelancaran pelayanan air bersih di Pasir Jaya yang sering terganggu akibat tindakan perusakan.
Baca Juga:Sespri Iriana Jokowi Duduki Top 3 Besar Calon Wali Kota Bogor 2024Persit Kartika Chandra Kirana Tanam 5.200 Pohon guna Cegah Erosi
Ketua RW 10, Adam menambahkan, tindakan perusakan beberapa waktu lalu itu memang sempat membuat warga geram atas ulah para tersangka.
Sebab, kebocoran pipa tidak hanya berdampak pada volume air yang kecil, tetapi juga mengganggu mobilitas warga.
“Air yang bocor membasahi jembatan, mengakibatkan kendala bagi pengendara motor maupun pejalan kaki,” jelasnya.
Adam juga menegaskan, kesiapan warga untuk mendukung langkah-langkah Polresta Bogor Kota demi kepentingan bersama.
Sementara itu, Perwakilan RT03, Mei menambahkan, bahwa ibu-ibu di wilayah tersebut merasa kesulitan untuk beraktivitas karena adanya gangguan berulang pada pasokan air bersih.
Menurutnya air bersih merupakan kebutuhan utama untuk keperluan rumah tangga, dan mereka sangat berharap agar pengrusakan pipa tidak lagi terjadi.
“Ibu-ibu sini berharap tidak ada rusak-rusak pipa. Semoga langkah-langkah penanganan kasus ini dapat membawa solusi positif dan menjaga kelancaran pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari warga Pasir Jaya,” pungkas Mei. (YUD)
