Jabar Ekspres – Massa dari berbagai lapisan masyarakat pada 18 November 2023 lalu memenuhi Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk memberikan dukungan dan solidaritas kepada rakyat Palestina.
Massa dari berbagai kalangan hingga siswa-siswi dan ribuan guru yang hadir berharap perdamaian di Palestina dapat terwujud dan Pemerintah Indonesia bisa turut serta dalam mewujudkannya.
Asep menilai, kehadiran para siswa dan guru dalam aksi ini bukan karena paksaan. Melainkan mereka menyuarakan pesan perdamaian sebagai salah satu bentuk solidaritas atas perjuangan rakyat Palestina.
Baca Juga:PAN Usung Khofifah Kembali Maju di Pilkada Jatim 2024Panwascam Baleendah Siaga Awasi Logistik Tahap Pertama Pemilu 2024
“Ini merupakan dukungan nyata insan pendidikan Kabupaten Bandung Barat atas tragedi kemanusiaan yang menimpa bangsa Palestina akibat kekejaman Zionis Israel,” kata Asep Dendih kepada wartawan.
Menurutnya, selain menyuarakan perdamaian. Para guru serta siswa yang hadir dalam aksi itupun turut menyisihkan sebagian rizkinya guna meringankan penderitaan rakyat Palestina.
Dari ribuan guru yang hadir, sedikitnya Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat berhasil menghimpun dana sebesar Rp.352.465.500.
“Artinya semua insan termasuk pendidikan menginginkan Palestina merdeka. Kita ingin di Palestina menjadi damai. Kekerasan dan pembunuhan harus dihentikan. Free Palestine,” tegasnya.
Selain menyuarakan dukungan kepada Palestina, massa dari insan pendidikan juga mendukung dan berharap Pemerintah Indonesia menjadi negara yang vokal menyuarakan kedamaian di Palestina.
”Dukungan guru kepada pemerintah agar memberikan bantuan, lantang di forum internasional, mengajak negara lainnya, dan ikut serta dalam perdamaian di Palestina,” kata Asep, menambahkan.
Diketahui, Aksi bela Palestina itu dihadiri pula oleh sejumlah pejabat lainnya, seperti Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif, Ketua DPRD KBB Rismanto, serta pejabat lainnya.
