JABAR EKSPRES – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung pada Kamis, 30 November 2023 kemarin, membuat ribuan rumah terdampak akibat banjir yang terjadi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung, Benny Sanjaya, mengatakan banjir yang merendam ribuan rumah warga itu tak lepas dari intensitas air hujan yang cukup tinggi.
“Banjir yang terjadi ada yang cepat surut dan ada juga yang masih menggenang seperti di Ciwidey, Kutawaringin, Kertasari, Cangkuang, Soreang itu sudah surut sedangkan di Dayeuhkolot dan Bojongsoang banjir yang masih menggenang,” katanya.
Baca Juga:Di Ujung Masa Jabatan, Bima Arya Mutasi Ratusan Eselon III dan IV, Tiga Camat DigantiDPRD dan Pemkot Bogor Ketok APBD 2024, Pelayanan Dasar Masyarakat jadi Fokus Utama
Benny menjelaskan, jika banjir yang terjadi tersebut lantaran intensitas air yang tinggi sehingga meluapnya aliran sungai ditambah adanya gorong-gorong yang tersumbat.
“Banjir yang terjadi itu akibat intensitas air tinggi, hingga air sungai meluap, dan ada juga akibat gorong-gorong tertutup hingga meluap ke jalan dan rumah, seperti di Soreang dan Kertasari,” tuturnya.
Selain itu, banjir ini juga terjadi akibat gorong-gorong yang tersumbat oleh sampah sehingga tumpah ke jalan seperti di Kecamatan Soreang.
Adapula seperti di Kertasari yang alami banjir akibat beberapa lahan yang curam ditanam sehingga menyebabkan air tertahan.
Namun menurutnya ada ribuan rumah yang terdampak terlebih di beberapa wilayah bisa mencapai ratusan orang.
