Lirik Lagu Desember Kelabu – Yuni Shara, Cocok Menyambut Datangnya Musim Hujan

JABAR EKSPRES – Memasuki bulan Desember yang identik dengan musim hujan, bahkan di beberapa negara Desember menjadi puncak musim dingin dengan banyak salju tebal menghiasi kota. Suasana dingin dan rintik hujan, mengingatkan pada sebuah lagu yang pernah hits dengan membawa nama bulan Desember, yakni Desember kelabu yang dipopulerkan oleh Yuni Shara pada tahun 90an.

Lirik lagu Desember Kelabu tersebut benar-benar menggambarkan suasana bulan desember yang sering hujan. Ditambah suasana hati sang penulis lagu yang sedang galau karena ditinggal kekasihnya, membuat lagu tersebut sangat mewakili orang yang sedang patah hati.

Lagu Desember Kelabu dikenal banyak orang setelah dinyanyikan oleh Yuni Shara, padahal sebelumnya, lagu tersebut sudah cukup populer di era 80-an.

Baca juga :  Apa itu Sindrom Desember, Gejalanya Mirip Depresi Begini Cara Mencegahnya

Lagu tersebut ditulis dan dinyanyikan sendiri oleh penciptanya bernama Maharani Kahar. Menjadi salah satu lagu dari Album keduanya yang dirilis pada tahun 1982.

Sayangnya nama penyanyi dan penciptanya tidak begitu populer seperti lagu Desember Kelabu. Bahkan sebelum diremake oleh Yuni Shara yang merupakan spesialis lagu lawas, lagu ini juga sempat dinyanyikan oleh beberapa penyanyi lain.

Lagu ini juga menimbulkan tren menciptakan lagu-lagu dengan menyertakan nama bulan, seperti September Ceria dan lain sebagainya.

Berikut Lirik  Desember Kelabu yang dipopulerkan oleh yuni Shara.

Angin dingin meniup mencekam
di bulan Desember
air hujan turun deras dan kejam
hati berdebar
kuteringat bayangan impian
di malam itu malam yang kelabu
kau ucapkan kata
selamat tinggal sayang

Bulan madu yang engkau janjikan
semakin melayang
lenyap hilang ditelan air hujan
engkau tak datang

Baca juga : 13 Ucapan Tren Welcome Desember 2023 Kelahiran, Terbaru!

Bulan ini Desember kedua
aku menanti dua tahun sudah
kusabar menanti ku dilanda sepi

Angin dingin menusuk di hati
terasa oh nyeri
bulan madu tinggallah impian
tanpa kenyataan

Sinar cinta seterang rembulan
kini pudar sudah
Desember kelabu selalu menghantui
setiap mimpiku

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan