Kerugian Toko Capai Rp200 Juta, Imbas Tabung Gas CNG Meledak di Jalan Sukabumi-Bogor

Kerugian Toko Capai Rp200 Juta, Imbas Tabung Gas CNG Meledak di Jalan Sukabumi-Bogor
Dion (43) pemilik usaha yang alami kerugian dari ledakan gas CNG di ruas jalan Sukabumi-Bogor. (Riki Achmad/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Meledaknya tabung gas CNG di Jalan Sukabumi-Bogor pada Senin, 27 November 2023, masih menyita perhatian publik. Selain mengakibatkan  dua orang tewas, serta tujuh orang lainnya mengalami luka, efek dari ledakan tersebut membuat sejumlah bangunan mengalami kerusakan.

Kerusakan itu juga dialami oleh Dio (43), seorang pemilik toko yang terkena dampak dari ledakan. Akibat dari peristiwa itu, dirinya harus menutup toko tersebut selama dua hari.

Toko Dio yang tutup itu antara lain, toko pakaian, rumah makan pecel lele, serta cafe yang berada di lantai dua.

Baca Juga:Asah Keterampilan Berkendara, DAM Gelar Kompetisi #Cari_Aman Skill CompetitionYuk Nabung di BRI Simpedes, Panen Hadiah 517 Mobil hingga Satu Unit Rumah!

Dio mengungkapkan bahwa dari kejadian tersebut, tokonya mengalami kerusakan retakan pada bangunan, dinding kaca yang pecah, gerobak pecel yang rusak, hingga pakaian yang dijual kotor. Berdasarkan hal tersebut, Ia ditaksir mengalami kerugian hingga ratusan juta.

“Kerugian ada Rp200 juta lebih,” paparnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Sukabumi AKP Ali Jupri mengatakan bahwa pihaknya sudah memeriksa beberapa orang dari perusahaan yang tabung gasnya meledak di ruas Jalan Sukabumi-Bogor.

“Kita masih melakukan pemeriksaan di seputar manajemen, beberapa anggota kami melakukan pemeriksaan sekitar tiga orang dari perusahaan,” ujarnya pada Rabu 29 November 2023 malam.

Saat disinggung oleh awak media soal perusahaan tersebut dari mana, Ali mengatakan bahwa perusahaan tersebut berasal dari Bekasi.

0 Komentar