JABAR EKSPRES – Pesantren Kilat bagi seluruh Kepala Desa dan Lurah di Kabupaten Bandung, resmi diselenggarakan di Pondok Pesantren Internasional Asy Syifaa, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Pesantren Kilat angkatan kedua itu, secara langsung dibuka oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna pada Kamis, 30 November 2023.
“Harapannya agar kegiatan ini dapat berjalan lancar, dan peserta dapat memperoleh penyegaran, serta semangat baru dalam menguatkan komitmen pelayanan yang bersifat bangkit, edukatif, dinamis, agamis, dan sejahtera (BEDAS),” kata Dadang di lokasi.
Baca Juga:Kecewa! Pemprov Jabar Tolak Aspirasi Buruh Terkait UMK 2024, Ketua DPD SPSI Ancam Mogok KerjaPemkot Bandung Tegaskan TPST Gedebage Harus Mulai Beroperasi 4 Desember Nanti
Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menyampaikan, dengan diselenggarakannya Pesantren Kilat dapat mendorong para kepala desa dan lurah, untuk meningkatkan akselerasi kinerja.
Diketahui, Pesantren Kilat angkatan kedua yang diikuti oleh para kepala desa dan lurah itu, merupakan inisiatif tahap pertama yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung.
Pelaksanaan tersebut melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), bekerjasama dengan Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung dan Pondok Pesantren Internasional Asy Syifaa.
Kegiatan yang dilakukan dinilai menjadi langkah nyata dalam implementasi misi ke-4 Pemkab Bandung.
Adapun langkah nyata tersebut, yakni mengoptimalkan tata kelola pemerintahan, melalui birokrasi yang profesional, kemudian tata kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
“Pesantren Kilat ini diharapkan juga dapat menghasilkan pendidikan yang mulia bagi para kepala desa dan lurah, sehingga mereka bisa menjadi suri teladan di masing-masing desa sebab ‘nikmat jadi pemimpin itu bagaimana amalan’,” terangnya.
