Kepung Gedung Sate, Buruh Jabar Gelar Aksi Tuntut Kenaikan UMK 2024

Doc. Ratusan Buruh Jawa Barat Lakukan Aksi Unjuk Rasa Menuju Gedung Sate, Tuntut Kenaikan Upah Minimum 2024 (mong)
Doc. Ratusan Buruh Jawa Barat Lakukan Aksi Unjuk Rasa Menuju Gedung Sate, Tuntut Kenaikan Upah Minimum 2024 (mong)
0 Komentar

JABAR EKSPTES – Ratusan buruh tingkat Jawa Barat berkumpul di Alun-alun Kota Cimahi pada, Rabu (29/11), menuntut kenaikan upah minimum 2024 sesuai dengan rekomendasi Kabupaten/Kota.

Dalam aksi tersebut, para buruh melakukan aksi long march dari Depok, Bogor, Sukabumi, Cianjur dengan menggunakan roda dua melalui jalur Rajamandala, Kabupaten Bandung Barat dengan tujuan ke Gedung Sate.

Ketua FSPMI Bandung Barat, Dede Rahmat mengatakan tuntutan agar penetapan UMK 2024 sesuai dengan rekomendasi Kabupaten dan Kota.

Baca Juga:Yana Mulyana Dituntut Lebih Tinggi dari 2 Terdakwa Lainnya, Begini Penjelasan JPU dan Penasihat HukumWaspadai Gerakan Boikot yang Merugikan dan Salah Alamat, Wapres RI Ma’ruf Amin Beri Pesan untuk Warga Jabar

“Hasil rapat dewan pengupahan, muncul dua angka yaitu pihak pemerintah bersama akademisi mereka bersepakat menggunakan rumusan PP 51 yaitu kenaikan paling besar hanya 3%. Sementara rekomendasi dari Kabupaten/Kota itu hampir semuanya diatas PP 51 kisaran paling kecil itu 9% sampai 15%, kita meminta hal itu,” ucapnya pada awak media di Alun-Alun Kota Cimahi.

Menurutnya, sesuai dengan PP 51 di Bandung Barat sendiri hanya 0,4% dan jika di Rupiahkan hanya sebesar Rp. 17.000. Maka dari itu, gabungan lima serikat pekerja melakukan aksi unjuk rasa dengan turun ke jalan.

“Ini sangat mengerikan, artinya pemerintah tidak memperhatikan kepentingan para pekerja sendiri,” jelas Dede.

Dede menegaskan statement dari Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin yang dirasa menantang para buruh untuk melakukan aksi unjuk rasa.

“Mudah-mudahan hari ini didengarkan oleh Pj Gubernur. Walaupun Pj Gubernur berstatement saat penetapan UMP ia menyampaikan, UMP sudah ditetapkan sebesar 3% dan bagi yang merasa tidak puas silahkan unjuk rasa. Itu tantangan dari Pj Gubernur,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dede menegaskan, buruh di seluruh Jabar akan turun ke jalan dan tidak akan memperhitungkan kapan mereka akan tiba di titik kumpul yaitu Gedung Sate.

Bila penetapan upah tidak sesuai usulan, para buruh akan melakukan aksi mogok kerja secara nasional akan dilakukan.

Baca Juga:Ratusan Anak Ramaikan Festival Permaian Tradisional di Caffe Teras SentaniPersembahan Musik Bagi Para Pendidik, Angklung Udjo Kolab Bareng Musisi Bandung

“Kita pastikan mogok kerja ini akan dilakukan, mogok kerja secara nasional dan serentak serta kami tidak akan bertanggung jawab ketika hal itu betul-betul dilakukan,” tegas Dede.

Kesepakatan Aliansi Buruh Jabar, tiga titik aksi akan dilakukan oleh para buruh. Salah satunya akan memadati jembatan Pasopati hingga Cikapayang.

0 Komentar