Dirinya merasa heran, mengapa adanya Omnibus Law tidak menjadikan Sukabumi sebagai wilayah untuk investasi. Dia menganggap, UU tersebut hadir hanya untuk menindas rakyat.
“Padahal kalo diliat penunjang infrastrukturnya udah jadi, tapi ga ada investasi yang masuk. Itu membuktikan bahwa Omnibus Law bukan jalan keluar untuk mengundang investasi. Kalo ada investasi baru tolong tunjukkan, berapa serapan tenaga kerjanya, dimana pabriknya, pabrik sektor apa aja. Setau saya, dua tahun ini engga ada investasi baru yang signifikan,” jelasnya.
Dirinya menganggap, hadirnya Omnibus Law saat ini hanya hanya untuk menekan rakyat kecil.
Baca Juga:Door Prize Umroh dari Bupati Bogor untuk Joko WidodoTPPAS Legok Nangka Belum Jelas, Pemprov Jabar Terkesan Tak Punya Upaya Atasi Sampah
“Omnibus Law itu semata-mata hanya untuk menekan rakyat kecil, buruh agar dia tidak sejahtera hidupnya dan itu terbukti,” tegasnya. (Mg9)
