Disdukcapil Kota Bandung Akan Akselerasi 15.000 Pemilih Belum Miliki e-KTP

JABAR EKSPRES – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung bakal akselerasi 15.000 pemilih potensial yang belum miliki e-KTP. Hal ini guna menaikan tingkat partisipasi warga Kota Bandung pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Sebelumnya, Ketua KPU Kota Bandung, Suharti menyebutkan bahwa masyarakat yang belum memiliki KTP banyak berasal dari generasi millenials dan gen z yang bakal berumur 17 tahun pada Februari 2024.

Maka dari itu, pihaknya meminta agar Disdukcapil bisa melakukan mapeling secara masif ke sekolah SMA/SMK ataupun perguruan tinggi yang ada di Kota Bandung.

BACA JUGA: Ketua DPRD Rudy Susmanto Apresiasi TNI-Polri yang Akan Tindak Tegas Pengganggu Ketertiban Pemilu 2024

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdukcapil Kota Bandung, Tatang Muhtar menuturkan, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan sekolah baik SMA/SMK negeri maupun swasta yang ada ditiap kewilayahan. Hal ini guna mempercepat proses perekaman e-KTP.

“Kami bekerja sama dengan pihak sekolah dan berinovasi meluncurkan program bernama Kadoku Jempol. Kami akan pro aktif terkait perekaman siswa siswi yang akan berumur 17 tahun,” kata Tatang, Selasa, 14 November 2023.

Pihaknya bakal melakukan kategorisasi dengan cara menghitung jumlah partisipan yaitu siswa-siswi baik SMA maupun SMK, yang bakal berumur 17 tahun sebelum 14 Februari 2024.

BACA JUGA: Fasilitas Alun-alun Cililin Digondol Maling, Ini Alasan PUTR Belum Buka Plang

“Itu bakal kita hitung pada anak yang nanti februari bakal berumur 17 tahun. Nantinya perekaman KTP-el akan dilakukan lebih awal,” ujarnya.

Dirinya berharap, kerjasama ini bisa berjalan masif antara pihak sekolah dan pemerintahan Kota Bandung yaitu Disdukcapil selaku dinas yang menaungi. Hal ini agar target kepemilikan KTP pada 15.000 jiwa tersebut bisa rampung dan terealisasi sebelum pemungutan suara pemilu 2024.

“Dan ini kita harus bersinergitas, kami berharap kerja sama kami dengan sekolah bisa lebih dimasifkan lagi, maka dari itu kita lakukan pertemuan dengan para pihak sekolah,” pungkasnya. (Dam)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan