JABAR EKSPRES – Baru-baru ini, sebuah aplikasi penghasil uang yang dijuluki CSP Mine telah mengejutkan sejumlah orang dengan taktiknya yang merugikan. Para korban CSP Mine menemui kesulitan besar ketika hendak menarik uang yang sudah mereka setorkan, menciptakan keributan di kalangan pengguna.
CSP Mine menggunakan modus operandi yang cukup licik, meminta anggotanya untuk menyetorkan sejumlah dana sebagai investasi untuk pembelian mesin mining atau alat penambangan. Dengan iming-iming keuntungan dari hasil penambangan, para anggota dijanjikan penghasilan yang menarik.
“Iya, saya dipaksa pinjam uang dari teman. Dia bilang setelah withdraw, saya bisa melunasi bahkan memberi teman saya bunga. Itu baru di akun saya saja, total modal saya lebih dari Rp 15 juta dari uang setoran motor dan rumah juga,” ungkap Marcella ketika dihubungi detikcom.
Baca Juga:Daftar Produk Israel yang Diboikot Indonesia: Dari Lifebouy, Rexona Hingga Minuman Kesukaan!LC Mining Diduga Jadi Aplikasi Penghasil Uang Penipuan Berupa Investasi Aset Kripto, Ini Alasannya!
Sementara itu, korban lainnya, Seno, memberikan penjelasan mengenai modus operandi CSP Mine. Aplikasi ini menyewakan mesin penambangan kripto dengan menawarkan profit yang terlihat menarik dan tetap.
