Kasus Positif Cacar Monyet di Jabar Meningkat, Dinkes Upayakan Penyembuhan

JABAR EKSPRES – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat (Dinkes Jabar) mengaku terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait proses penyembuhan kepada para pasien yang terkonfirmasi positif kasus cacar monyet atau Monkeypox.

Kepala Dinkes Jabar Vini Adiana Dewi, mengatakan salah satu yang dikoordinasikan, yakni terkait dengan pemberian vaksinasi kepada para pasien positif maupun kelompok rentan terkena penularan cacar monyet.

“Vaksinasi ini masih dikoordinasikan dengan Kementerian Kesehatan. Tapi kemarin sempat di stok. Namun, karena enggak ada kasus, jadi tidak dilakukan vaksinasi. Nah, sekarang Kementerian Kesehatan mau pesan katanya. Tapi, kemungkinan vaksinnya (diberikan) hanya untuk kelompok-kelompok rentan,” katanya saat dikonformasi, Jumat, 10 November 2023.

BACA JUGA:Waspada! Kasus Cacar Monyet Bertambah di Jabar, Begini Kata Dinkes Jabar

Di Jabar sendiri, berdasarkan cacatan Dinkes, hingga tanggal 8 November 2023 kemarin, cacar monyet telah mengalami penambahan menjadi 4 kasus positif. Maka dari itu, agar kasus tersebut tidak semakin meluas, Vini menyebutkan upaya proses penyembuhan kepada para pasien positif kini tengah difokuskan oleh pihaknya.

“Karena sangat menular, maka dari itu ketika sakit, (terkena cacar monyet) diharapkan untuk dirawat di rumah sakit. Tapi kalau misalnya pengen di rumah, itu boleh sebenarnya. Tapi harus dengan pengawasan yang ketat baik dari pihak puskesmas (rumah sakit) maupun pihak keluarga,” ungkapnya.

Maka dari itu, untuk mengantisipasi penyebaran, Vini menuturkan pihaknya telah mengimbau, khususnya kepada masyarakat, untuk tetap berdiam diri dirumah ketika merasa sakit atau terkena gejala cacar monyet.

BACA JUGA: Selain Suspek Cacar Monyet, Warga Asal Cianjur Ini Juga Terjangkit HIV

“Masyarakat harus memiliki kesadaran bahwa penyakitnya itu menularkan kepada orang lain. Jadi kalau ketika sakit, udah diam di rumah saja. Karena bisa menularkan ke sekitarnya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, penyebaran kasus cacar monyet atau Monkeypox di Provinsi Jawa Barat (Jabar) telah mengalami peningkatan hingga tanggal 8 November 2023 kemarin.

Bahkan berdasarkan catatannya, Kepala Dinkes Jabar Vini Adiana Dewi, menyebutkan hingga hari Kamis (9 November 2023) kemarin, penyebaran cacar monyet telah menjadi 4 kasus yang telah terkonfirmasi positif. Bahkan tiga di antaranya, sampai saat ini masih dilakukan perawatan intensif.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan