JABAR EKSPRES – Dalam pelaksanaan Piala Dunia U17 di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung, Federasi sepakbola tertinggi dunia FIFA melarang setiap penonton untuk membawa kendaraan pribadi ke area Stadion. Hal ini sesuai dengan aturan yang mengharuskan area stadion steril.
Mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung pun kini telah menyiapkan sekitar 30 bus shuttle untuk mengangkut para penonton yang akan menyaksikan pertandingan Piala Dunia U17.
Adapun untuk bus yang mengangkut para penonton ke SJH Pemkab Bandung bekerja sama dengan bus Damri yang merupakan salah satu perusahan milik BUMN.
Baca Juga:Ugal-ugalan! Honda Mobilio Hantam 3 Motor di Cinambo Bandung, Pengemudi Ternyata Masih 16 TahunPeringatan Hari Pahlawan di Bandung, Pj Walkot: Semangat Berantas Kebodohan dan Perangi Kemiskinan
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Hilman Kadar mengatakan untuk bus yang akan mengangkut para penonton pihaknya telah bekerja sama dengan bus damri yang merupakan salah satu perusahan milik BUMN.
Menurutnya, bus yang akan mengangkut para penonton bisa menampung sebanyak 70 hingga 80 penumpang.
“Untuk bus nya kita bekerjasama dengan DAMRI karena itu juga E-Katalog, jadi kita sediakan bus besar dengan komposisi itu 40 berdiri dan 30 duduk, bahkan bisa menampung full sekitar 80 penumpang,” ujar Hilman saat ditemui di Soreang, Jumat (10/11/2023).
Damri ini juga dinilai dapat mempercepat sirkulasi ketika akan mengangkut para penonton.
“Makanya jadi di kombinasi ada yang duduk dan berdiri dan ini mempercepat sirkulasi ketika naik turun,” katanya.
Hilman pun menyebut, nantinya para sopir yang akan membawa para penonton ini sudah pasti yang terbaik terlebih event ini merupakan event internasional.
“Itu kerjasama dengan DAMRI supirnya dari sana itu orang-orang yang ditunjuk dan dipilih dan di fasilitasi karena ini event internasional jadi mungkin sudah dipersiapkan,” tuturnya
