JABAR EKSPRES – Tentara cadangan Israel menghadapi kesulitan keuangan setelah berpartisipasi dalam pertempuran selama 25 hari di Gaza.
Seorang perwira artileri bernama Noi Ozered mengeluh di Facebook tentang rendahnya kompensasi yang mereka terima. Ia mengatakan bahwa para tentara cadangan Israel hanya menerima sekitar 5.000 shekel (Rp20 juta) selama 25 hari, jumlah yang tidak cukup untuk mencukupi biaya hidup di Israel.
Dia juga mengkritik para pemimpin negara yang mentransfer uang untuk diri sendiri dan teman-teman mereka, sementara tentara cadangan Israel harus menghadapi kesulitan keuangan.
Baca Juga:10.000 Warga Palestina Meninggal Akibat Serangan Israel, 1,5 Juta Orang MengungsiEvent TikTok Bisa Dapat Saldo DANA Gratis Rp3.500.000, Waktu Terbatas!
Jumlah minimum yang dibayarkan per hari juga akan dinaikkan dari 215 shekel (Rp830 ribu) menjadi 300 shekel (Rp1,2 juta). Selain itu, ada keputusan tentang pemberian hibah tertentu, seperti tambahan 70 shekel (Rp280 ribu) untuk setiap hari setelah hari ketujuh, dan hibah sebesar 2.000 shekel (Rp8 juta) untuk orang tua dengan anak di bawah usia 14 tahun.
Ozered menyatakan keinginannya untuk mengajukan permohonan ke Pengadilan Tinggi terhadap negara. Dia juga menyalahkan para pemimpin negara dan mengatakan bahwa mereka telah melemahkan IDF.
