JABAR EKSPRES – Beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan Danau Wisata Kawah Putih mengalami penurunan debit air akibat kemarau panjang yang melanda.
Dalam video tersebut, tempat wisata yang berlokasi di Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung terlihat mengalami penyusutan air yang signifikan.
Bahkan, dalam video itu sang perekam sempat mengabadikan beberapa kondisi di Kawah Putih yang terlihat indah. Namun, di sisi lain terlihat juga kondisi air danau yang alami penyusutan.
Baca Juga:Masuki Hari Keempat, Pencarian Bocah yang Lompat ke Sungai Citarum Masih NihilRatusan Rumah di Bogor Rusak Imbas Hujan Angin, Pemkot Siapkan Hunian Sementara
Dudung menambahkan, untuk seberapa dalam penurunan debit air danau tersebut, dirinya tidak mengetahui secara pasti.
“Kalau penurunan debit airnya saya kurang tahu persis berapa-berapanya. Cuma, memang area danau yang berair jadi berkurang,” katanya.
Dudung menjelaskan, memang saat ini kondisi air di Danau Kawah Putih ini hanya menyisakan di tengah-tengah danau. Sedangkan untuk air di area pinggir danau, kini bisa diinjak oleh para pengunjung yang datang untuk melihat.
“Jadi airnya tinggal yang di tengah-tengah saja. Kalau yang di pinggir mah, jadi tanahnya kering aja terlihat,” tuturnya.
Adapun menurut Dudung, meski saat ini kemarau panjang melanda, penyusutan air danau Kawah Putih itu baru terlihat satu bulan ke belakang.
“Kalau dari pusat-pusat kawah memang sudah menjadi pemandangan biasa. Pasti musim-musim kemarau mah ada penurunan debit air. Nah, pas hujan lagi, debit air biasanya kembali bertambah,” terangnya.
