Debit Air Danau Wisata Kawah Putih Alami Penyusutan Selama Kemarau Panjang

JABAR EKSPRES – Beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan Danau Wisata Kawah Putih mengalami penurunan debit air akibat kemarau panjang yang melanda.

Dalam video tersebut, tempat wisata yang berlokasi di Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung terlihat mengalami penyusutan air yang signifikan.

Bahkan, dalam video itu sang perekam sempat mengabadikan beberapa kondisi di Kawah Putih yang terlihat indah. Namun, di sisi lain terlihat juga kondisi air danau yang alami penyusutan.

Pengelola Kawah Putih, Dudung Suhaeri, membenarkan adanya penyusutan debit air danau di tempat wisata Kawah Putih. Menurutnya, penyusutan air danau tersebut sering terjadi ketika musim kemarau panjang.

BACA JUGA: Musim Pancaroba, Waspada Penyebaran Kasus DBD! Ini Kata Dinkes Jabar

“Oh iya, danaunya mengalami surut. Emang kalau selama kemarau suka surut,” ujar Dudung saat dikonfirmasi, Minggu, 5 November 2023.

Dudung menambahkan, untuk seberapa dalam penurunan debit air danau tersebut, dirinya tidak mengetahui secara pasti.

“Kalau penurunan debit airnya saya kurang tahu persis berapa-berapanya. Cuma, memang area danau yang berair jadi berkurang,” katanya.

Dudung menjelaskan, memang saat ini kondisi air di Danau Kawah Putih ini hanya menyisakan di tengah-tengah danau. Sedangkan untuk air di area pinggir danau, kini bisa diinjak oleh para pengunjung yang datang untuk melihat.

“Jadi airnya tinggal yang di tengah-tengah saja. Kalau yang di pinggir mah, jadi tanahnya kering aja terlihat,” tuturnya.

Adapun menurut Dudung, meski saat ini kemarau panjang melanda, penyusutan air danau Kawah Putih itu baru terlihat satu bulan ke belakang.

“Kekeringannya udah lama. Cuma, mulai kelihatan penyusutannya sebulan ke belakang. Mungkin karena tidak langsung yah, jadi ada proses. Karena kondisi alam juga, jadi tidak langsung surut,” ungkapnya.

BACA JUGA: Rencana Pembangunan Kereta Gantung Terus Dimatangkan, Untuk Mengurangi Kemacetan di Kabupaten Bandung

Selain itu, Dudung menjelaskan adanya penurunan debit air di Kawah Putih itu, memang para pengelola melihatnya hal ini sudah menjadi pemandangan biasa.

“Kalau dari pusat-pusat kawah memang sudah menjadi pemandangan biasa. Pasti musim-musim kemarau mah ada penurunan debit air. Nah, pas hujan lagi, debit air biasanya kembali bertambah,” terangnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan