Inflasi 7 Kota Jabar pada Oktober Naik jadi 2,58 Persen, Kota Cirebon Tertinggi

Inflasi 7 Kota Jabar pada Oktober Naik jadi 2,58 Persen, Kota Cirebon Tertinggi
ILUSTRASI : Daging ayam ras turut memberi andil inflasi pada Oktober 2022 secara y-on-y sebesar 0,11 persen. (Pandu Muslim/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Tingkat inflasi gabungan 7 kota di Jawa Barat pada Oktober 2023 secara year on year (yoy) ada di angka 2,58 persen. Angka itu menunjukkan trend kenaikan jika dibandingkan pada September 2023 yang ada di angka 2,35 persen.

Ketua Tim Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar Dudung Supriyadi menguraikan, ada sejumlah komoditas yang menyumbang andil terjadinya inflasi pada Oktober 2023. Tertinggi adalah komoditas beras dengan skor 0,50 persen.

Dudung melanjutkan, jika dibandingkan antara tujuh kota di Jabar yang diukur, Kota Cirebon menduduki posisi teratas terhadap inflasi secara y-on-y. Angkanya mencapai 3,20 persen. Sedangkan posisi terendah ada di Kota Bandung dengan inflasi 2,27 persen.

Baca Juga:Cacar Monyet Hantui Masyarakat, DPRD Kabupaten Bandung Minta Pemkab Ambil Langkah Cegah PenyebaranKelas Rusak Akibat Angin Kencang, KBM di SDN Baros Mandiri 3 Cimahi Terpaksa Daring

Sedangkan komoditas beras ada di urutan kedua dengan andil 0,03 persen. Kemudian disusul komoditas cabai merah 0,02 persen, cabai rawit dengan 0,017 persen dan nasi lauk dengan 0,013 persen. (son)

0 Komentar