JABAR EKSPRES – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Jasa Konstruksi masih dibahas oleh Panitia Khusus (Pansus) VI DPRD Jabar. Masalah daya saing dan penyerapan tenaga kerja jadi perhatian dalam perumusan raperda itu.
Sektor konstruksi di Jabar masih cukup strategis. Hal itu terlihat dari kontribusinya terhadap sumbangsih pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar, kontribusi sektor konstruksi pada PDRB 2021 mencapai Rp191.608.090 juta atau sebesar 8,67 persen.
Perusahaan konstruksi di Jabar juga dikategorikan dalam 3 skala usaha. Untuk skala kecil ada 10.436 perusahaan, skala menengah ada 3.019 perusahaan dan skala besar ada 53 perusahaan.
Baca Juga:Masa Darurat Sampah di Kota Bandung Diperpanjang Lagi, Musim Hujan jadi Salah Satu PertimbangannyaBentuk 3 Pansus Baru, DPRD Kota Bogor Mulai Bahas Pembentukan Raperda
Politikus Gerindra itu melanjutkan, raperda yang tengah dirancang itu terdiri dari IX Bab dan 43 pasal. “Ini masih kami matangkan,” pungkasnya. (son)
