JABAR EKSPRES – Dinas Kesehatan Kota Cimahi secara tegas menyatakan bahwa sampai saat ini belum terdapat laporan mengenai adanya kasus cacar monyet atau Monkeypox (Mpox) di wilayahnya. Meski demikian, pihaknya mengaku di Kota Cimahi tetap mewaspadai potensi penyebaran wabah tersebut.
Ditemukan kasus wabah cacar monyet atau Monkeypox (Mpox) di Jakarta. Penyakit tersebut dapat menular, baik dari hewan ke manusia maupun antar manusia, terutama melalui kontak langsung dengan individu yang telah terinfeksi positif.
Apabila ada warga yang mengalami gejala seperti sakit kepala, demam dengan suhu melebihi 38 derajat Celcius, pembengkakan kelenjar getah bening (limfadenopati), nyeri otot (mialgia), keluhan pada bagian punggung, kelemahan fisik, atau adanya lesi berisi cairan atau nanah di tubuh, diharapkan untuk segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat.
Baca Juga:Naik Bus Red White Star hingga Mobil Taktis Maung, Prabowo-Gibran Resmi Jadi Calon di Pilpres 2024Sejarah Nama Prabowo Subianto Djojohadikusumo
Kemudian, jika terjadi konsumsi daging hewan liar yang terkontaminasi, potensi penularan penyakit tidak dapat diabaikan. Selain itu, perlu dicatat bahwa cacar monyet dapat menular dari individu yang telah terkonfirmasi positif.
Contohnya, penularan melalui plasenta dari ibu hamil ke janin merupakan salah satu skenario yang perlu diperhatikan. Dwi menegaskan bahwa penularan paling berisiko terjadi melalui bekas luka yang telah mengering. (Firman)
