Harga Cabai Rawit di Sukabumi Meroket, Pelaku UMKM Dilema

SUKABUMI, JABAR EKSPRES – Kenaikan harga cabai rawit merah yang terjadi di sejumlah pasar kota Sukabumi membuat para pelaku Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) dilema soal harga jual.

Para pelaku UMKM tersebut merelakan omset yang menjadi keuntungan mereka digunakan untuk menutupi harga cabai rawit merah yang kian melambung tinggi.

Saepulloh (42), penjual ayam geprek di Jalan Pramuka, Kota Sukabumi, mengaku bahwa kenaikan harga cengek domba tersebut berimbas kepada usaha yang sedang dirintisnya.

“Sudah seminggu harga cabe rawit merah naik harganya, sekarang kalo beli 75 ribu per kilo, dulu kalo beli 35 atau 40 ribu per kilo,” ungkapnya kepada Jabar Ekspres, Rabu (25/10/2023).

Ia juga mengaku, semenjak kenaikan harga cabai rawit merah dirinya tak pernah mengurangi porsi sambalnya kepada konsumen, apalagi sampai berani untuk menaikkan harga jual.

BACA JUGA: Sambel Kampung Cengek Muncul sebagai Ikon Inovasi di Cimahi: Dibalik Kisah Sukses Kampung Cengek dalam Produksi Sambal dan Pemanfaatan Lahan

“Kalo ngurangin porsi ga mungkin, khawatir juga ke konsumen, harga (jual) pun ke konsumen tetap sama,” paparnya

Dirinya juga berharap, badai kenaikan cabai rawit merah ini segera berlalu, agar bisa meringankan ia untuk berbelanja kebutuhan lainnya.

“Semoga harga kembali stabil. Belum beli beras yang harganya cukup mahal, dan timun (bonteng) pun sedang naik,” jelasnya.

Dikonfirmasi di tempat yang berbeda, Lina (40) penjualan aneka jenis seblak di Jalan Benteng Kidul, Kota Sukabumi, juga mengaku dengan harga cabai rawit merah yang sedang naik, ia tak berani menurunkan takaran cabai rawit yang digunakan.

“Iya, harga cengek domba (cabai rawit merah) lagi naik. Sekarang beli 65 ribu per kilo, biasanya beli 40 ribu per kilo atau paling tinggi 50 ribu,” paparnya.

“Kalo untuk penggunaan cabai engga di kurangin, kalo pake cabe bubuk juga ya kasian ke pelanggan,” imbuhnya.

Lina juga berharap agar kenaikan harga cabai rawit merah yang melambung tinggi itu agar segera kembali normal.

“Ya mudah-mudahan secepatnya turun, siapa juga yang mau kalo harga naik,” tutupnya. (Mg9)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan