Pengamat Sebut PPP Sulit Menangkan Pilkada Kabupaten Bogor, Jika….

BOGOR, JABAR EKSPRES – Direktur LS Vinus, Yusfitriadi mengatakan bahwa Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sulit kembali memenangkan keempat kali Pilkada Kabupaten Bogor pada 2024.

Hal itu dibuktikan dalam survei yang dilakukan LS Vinus pada 12 hingga 20 Oktober 2023. jika partai berlambang Ka’bah itu mengandalkan calon Bupati dari kader partai.

Dalam survei tersebut kader partai PPP tidak masuk tiga besar Bupati Bogor 2024 pilihan masyarakat Kabupaten Bogor.

Urutan pertama Bupati Bogor 2024 diduduki oleh Ade Ruhandi dengan perolehan 28,50 persen. Kedua Rudy Susmanto 11,63 persen, dan ketiga Iwan Setiawan dengan skor 9,46 persen.

Sementara, Elly Yasin yang merupakan kader dan sekaligus ketua DPC PPP Kabupaten Bogor menduduki urutan keempat dengan persentase 6,92 persen.

BACA JUGA: LS Vinus Gelar Diskusi dengan Tema “Para Artis Ngapain Nyaleg?”

Kendati demikian, Yusfitriadi menyampaikan bahwa PPP memungkinkan menang dalam kontestasi Pilkada 2024 jika tidak memaksakan diri mengusung Calon Bupati dari kadernya sendiri.

Sebab, kata dia, masyarakat Kabupaten Bogor masih memiliki kecintaan terhadap partai PPP meski tidak memiliki kader potensial untuk maju dalam kontestasi pemilihan Bupati.

“Memang ini menarik, satu sisi partainya naik, namun sisi lain kadenya mulai dari DPR RI, Provinsi dan Kabupaten/kota hingga bursa Bupati itu ga ada yang naik,” kata Yusfitriadi, Selasa 24 Oktober 2023.

“Artinya, masyarakat suka partainya, tapi tidak suka orangnya,” lanjut dia.

BACA JUGA: Pasang Banner Prabowo – Gibran di Setiap Rumah, Bentuk Dukungan Penuh Warga Bandung

Ia melihat, PPP saat ini tidak memiliki kader potensial untuk ditunjuk sebagai Calon Bupati Bogor 2024. Elly Yasin, kata dia, tidak diproyeksikan untuk turun dalam kontestasi Pilkada.

” PPP itu tidak ada kader, satu-satunya tokoh politik yang masih kuat hari ini adalah elly. Namun bu Elly tidak diperuntukkan bagi Pilkada. Buktinya dia nyalon di DPR RI hari ini,” papar dia.

Ia menilai, PPP bisa saja bersaing dalam kontestasi Pilkada dengan sosok tiga besar pilihan masyarakat Kabupaten Bogor itu dengan tidak memaksakan orang partai yang diusung.

“Jadi itu, apakah harus kader PPP atau orang yang diusung PPP. Kalau makna Quattrick itu harus kader PPP saya pikir repot karena pigurnya tak ada. Andaipun ada, elly berani ga dia meninggalkan keanggotaanya (di DPR RI) untuk Pilkada,” pungkasnya. (SFR)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan