Herman mengungkap, melalui pendekatan tradisi yang beradaptasi dengan kekinian maka dakwah para santri akan lebih relevan serta dapat diterima oleh masyarakat luas.
“Nantinya pondok pesantren bukan hanya sebagai pusat ilmu pengetahuan tapi juga sebagai pusat pendorong yang mampu membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang dalam hal pemberdayaan masyarakat terutama dalam melawan kemiskinan serta stunting,” tuturnya.
