Selain itu, kata Teten pihaknya pun saat ini tengah menyoroti industri nikel yang seharusnya bisa dikuasai oleh para penggiat UMKM.
Bahkan dirinya sudah membahas hal tersebut dengan Presiden agar persoalan nikel bisa diserahkan kepada UMKM.
“Jangan lagi program UMKM hanya dikonsumsi oleh UMKM tertentu. Sudah pasti semua elemen itu pasti ada nikelnya. Saya sudah pahami dan bahas bersama dengan presiden, soal nikel ini kalau bisa diserahkan untuk UMKM,” terangnya.
Baca Juga:2 Hari Lagi Berakhir, Kapan Prabowo-Gibran Daftar ke KPU?Kebakaran TPA Cikundul Kota Sukabumi, ini Dugaan Penyebabnya
Bahkan kata Teten, pihaknya mencontohkan dua negara seperti Korea dan Jepang yang bisa berhasil menjalankan industri nikel tersebut. Sehingga bisa menjadi rantau utama dalam produksi.
“Contoh, Korea dan Jepang dua negara tersebut sudah bisa menyuplai nikel ke Industri raksasa. Jadi UMKM harus menjadi rantai utama produksi, harus jadi supplier industri. Di luar negeri itu UMKM sudah menjadi penyuplai industri raksasa,” kata dia.
Sehingga, jika hal tersebut sudah berjalan, dirinya sangat meyakini tambang-tambang kecil milik warga bisa diinisiasi oleh warga dan tidak akan dipermasalahkan lagi.
