JABAR EKSPRES – Ribuan sampah masih tertimbun di Kota Bandung. Hal ini imbas dari operasional tempat pembuangan akhir (TPA) Sarimukti yang belum optimal hingga sekarang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna, mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang dihimpun pihaknya tersebut, angka timbunan sampah yang tertahan selalu 1.600 ton.
“Saya sedang mendorong Plt Perumda Pasar agar dari 37 itu harus ada yang memberikan contoh yang (sampah, red) selesai ditangani di sana,” katanya.
Baca Juga:Yoghurt Diduga Jadi Penyebab Keracunan Massal di Padalarang, Hasil Uji Lab Justru Negatif Bahan BerbahayaGara-gara Nasi Uduk Pria di Depok Tega Akhiri Nyawa Tetangganya, Begini Pengakuan Pelaku
Dirinya menyarankan, pengolahan sampah di pasar yang paling efektif yakni menggunakan pola kompos sampah dan pola magot. Lantaran sampah pasar didominasi sisa makanan.
Namun, lanjutnya, apabila tidak ada kesanggupan untuk melakukan pengolahan sampah di pasar. Ema memberi alternatif untuk dialihkan ke TPS Darurat Gedebage.
“Itu yang nanti akan kami dorong untuk diolah di Gedebage. Atau kami buang ke lubang di TPS Tegalega,” lanjut Ema.
“Nah sekarang kami sedang berproses. Kemarin kami menemukan ada 6 titik lubang baru yang saat ini sedang digali oleh Bina Marga. Tadi saya sudah kontak Pak Didi (Kepala Dinas SDADBM Kota Bandung) supaya hari ini mulai bergerak,” pungkasnya.
