Rumah Sakit di Gaza Diserang Israel, 500 Orang Tewas

Rumah Sakit di Gaza Diserang Israel, 500 Orang Tewas
Rumah Sakit di Gaza Diserang Israel, 500 Orang Tewas. (AP)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebuah ledakan besar telah terjadi di Rumah Sakit al-Ahli di Kota Gaza, menewaskan ratusan orang. Hamas menyalahkan serangan udara Israel, sementara militer Israel menyalahkan roket yang ditembakkan oleh kelompok militan Palestina lainnya. Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa setidaknya 500 orang tewas dalam ledakan tersebut.

Dalam respons terhadap pembantaian di rumah sakit, menteri luar negeri Yordania membatalkan pertemuan regional yang dijadwalkan dengan Presiden AS Joe Biden, Presiden Palestina Mahmoud Abbas, dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sissi. Perang antara Israel dan Hamas telah mempertaruhkan destabilisasi lebih lanjut di wilayah tersebut.

AS berusaha untuk mengizinkan pengiriman pasokan kepada warga sipil dan kelompok bantuan di Jalur Gaza yang terus menerus mengalami pengepungan. Ratusan ribu orang mencari roti dan air untuk bertahan hidup. Hamas menyebut ledakan rumah sakit sebagai “pembantaian yang mengerikan” dan menyalahkan Israel, sementara militer Israel menuduh kelompok militan Jihad Islam sebagai pelakunya.

Baca Juga:9 Tim Lolos Kualifikasi Euro 2024, Adakah Tim Favoritmu?Link Live Streaming Peru vs Argentina, 18 Oktober 2023

Sebelum ledakan di rumah sakit, serangan Israel ke Gaza telah menewaskan ribuan orang dan melukai ribuan lainnya. Sekitar dua pertiga dari korban tewas adalah anak-anak. Hampir 1.200 orang di seluruh Gaza diduga terkubur di bawah reruntuhan sebagai akibat dari serangan tersebut.

Konflik antara Israel dan Hamas telah memicu kerusuhan di wilayah tersebut. Dengan berbagai kecaman dan upaya diplomasi internasional yang dilakukan, harapannya adalah agar perang dapat dihentikan dan perlindungan serta bantuan yang layak dapat diberikan kepada warga sipil yang terdampak.

0 Komentar