Masih dalam Tahap Uji Lab, Dinkes Jabar Beberkan Penyebab Keracunan Massal di Garut dan Bandung Barat

Ist. Jajanan Sd. Foto. Pandu Muslim Jabar Ekspres.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat (Dinkes Jabar) menyebut kasus keracunan masal yang terjadi di dua daerah yakni di Kabupaten Garut dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih dalam tahap uji lab di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

Kepala Dinkes Jabar, Vini Adiana Dewi mengatakan dua kejadian keracunan masal ini diduga akibat adanya bakteri atau virus yang terkandung dalam makanan.

“Sesuai prediksi, karena di musim kemarau ini bakteri di saluran pencernaan itu terjadi karena orang yang sakit lalu BAB (Buang Air Besar) sembarang, jadi yang harunya ke septic tank, ini tidak. Sehingga terbawa angin partikel-partikel bakterinya. Jad kebanyakan itu terjadi ketika (makanan) penyimpanannya kurang baik, seperti tidak ditutup, atu kita mau makan tidak cuci tangan terlebih dahulu,” ucapnya.

Baca Juga:Update Skandal ASN RS Asih Husada Banjar, VM dan KA Diperiksa InspektoratApi Diduga Berasal dari Tungku, Si Jago Merah Lalap Rumah Warga di Sumedang

Sehingga dengan adanya hal itu, Vini mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan khususnya di musim kemarau saat ini.

“Musim kemarau ini selain rawan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan),0juga rawan Infeksi saluran pencernaan karena kemudahan bakteri-bakteri untuk hinggap di makanan terutama yang tidak tertutup,” imbuhnya.

Diketahui, dua kasus keracunan masal di Jabar terjadi dalam waktu berdekatan di Bulan Oktober 2023. Untuk kasus pertama sebanyak 41 orang di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut harus dibawa ke rumah sakit akibat mengalami mual dan muntah setelah usai diduga mengonsumsi jajanan pasar berbentuk Sate Jebred, pada tanggal 8 Oktober 2023 kemarin.

Sementara di Tanggal 11 Oktober 2023, 20 siswa sekolah dasar di SDN 1 Cimerang dan 2 Ciampel, Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang, KBB mengalami gejala serupa setelah diduga mengonsumsi susu fermentasi berupa yoghurt.

0 Komentar