JABAR EKSPRES – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengaku sudah melibatkan puskesmas di 16 kecamatan untuk membentuk kembali Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
Kepala Disdik Kabupaten Bandung Barat, Asep Dendih mengatakan, mengaktifkan kembali UKS di lingkungan sekolah sebagai upaya preventif agar kasus keracunan makanan tidak terulang kembali.
Oleh karena itu, lanjut Asep, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk pelibatan UKS tersebut.
Baca Juga:Pengurus Ungkap Pernah Terjadi Penyerangan antar PKL, Ada Keterlibatan DinasBuka Pemutihan Denda Pajak, Samsat Cinere Bantu Ringankan Penunggak Pajak
“Jadi nanti ada petugas khusus yang mengurusi UKS untuk memantau makanan di lingkungan sekolah,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, Hernawan Widjayanto mengatakan, keterlibatan puskesmas di sekolah, selain memberikan pembinaan UKS, juga berkaitan dengan edukasi menjaga imunitas untuk tetap kuat ketika menghadapi bakteri asing melalui udara akibat polusi.
“Bakteri itu bukan hanya dari hal yang dimakan saja. Melalui udara pun bisa terjadi, karena itu dengan adanya keterlibatan petugas kesehatan di lingkungan pendidikan bisa meminimalisir kejadian-kejadian yang tak diinginkan,” tandasnya. (Mg5)
