“Alhamdulillah kita mendengar putusan MK sangat senang sekali. Dan kita tadi langsung sujud syukur. Sebuah rasa bentuk syukur kepada Allah SWT. Bahwa milenial hari ini dapat lebih berperan aktif. Bukan cuma pendengar, penonton, tapi langsung terjun menjadi sosok kepemimpinan nasional ke depan. Sosok Gibran menjadi impian kita,” ungkapnya.
Adapun tujuan adanya aksi ini, menurut Awi bukan hanya untuk mendengar putusan MK saja melainkan untuk mengedukasi para milenial untuk ikut berperan aktif dalam kontestasi kepemimpinan nasional di 2024.
“Kurang lebih 500 peserta. Semua rata-rata pemilih pemula, mahasiswa, pelajar, santri. Dan tujuan hari ini adalah mengedukasi para milenial, para mahasiswa, para pemuda, untuk berperan aktif dalam kontestasi kepemimpinan nasional di 2024 mendatang,” pungkasnya. (Agi)
