Akui Kekurangan Armada untuk Operasi Pemadaman, Damkar Bandung Barat: Tak Sebanding dengan Luas Wilayah

Damkar Bandung Barat akui kekurangan armada untuk operasi pemadaman. Selasa (10/10). Foto Damkar KBB
Damkar Bandung Barat akui kekurangan armada untuk operasi pemadaman. Selasa (10/10). Foto Damkar KBB
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengakui  ketersediaan dan kondisi armada untuk antisipasi kebakaran di wilayahnya tidak ideal.

Kepala Damkar Kabupaten Bandung Barat, Siti Aminah Anshoriah mengatakan, musim kemarau pAnjang membuat potensi terjadinya kebakaran sangat tinggi. Kendati demikian, untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Damkar dihadapkan dengan ketersediaan unit mobil.

“Idealnya 32 unit, karena setiap kecamatan minimal harus siap siaga 2 unit mobil Damkar,” katanya.

Baca Juga:Lakukan Audiensi dengan Warga Cijeruk, Ketua DPRD Rudy Susmanto akan Panggil PT BSSSoroti Kawasan Kumuh, Pemkot Cimahi Sebut Persoalan Cukup Sulit Bila Andalkan Pemda

Menurutnya, delapan unit mobil Damkar tersebut saat ini diparkir di Mako Damkar Padalarang, Pos Cililin dan Pos Lembang. Hal tersebut, tegas Siti menyulitkan petugas jika ada kebakaran di lokasi yang cukup jauh dari ketuga Pos Damkar tersebut.

“Jadi sulit mengatasi kebakaran, terutama jika yang terbakar lahan gambut itu kan memerlukan kendaraan yang tidak sedikit,” terangnya.

Ia menambahkan, selain ketersediaan armada, kondisi unit mobil Damkar dari delapan yang tersedia, lima di antaranya mengalami kerusakan.

“Sering turun mesin, tapi mau gimana lagi kita membutuhkannya untuk menangani kebakaran,” tegasnya.

Dengan jumlah unit Damkar yang terbatas ini, kata Siti, ia jelas kewalahan untuk menangani peristiwa kebakaran. Apalagi di musim kemarau ini, intensitas kebakaran mengalami peningkatan dibandingkan biasanya.

Sebenarnya Damkar kerap mengajukan armada tambahan namun kondisi saat ini keuangannya dinilai tidak memungkinkan.

“Peningkatannya ada mungkin 100 persen bisa. Sekarang kan sehari itu bisa 5-7 kasus, kebanyakan lahan kosong, rumah juga,” tutur Siti.

Baca Juga:Gencarkan Patroli, Tim Tangkas Kota Bogor Eksekusi PKL dan Parkir Liar di PedestrianBelum Terima Surat Pencopotan Jabatan Pj Walkot Cimahi, Bey Machmudin: Per 3 Bulan Dievaluasi 

Pihaknya pun harus memutar otak untuk melakukan penanganan kebakaran yang meningkat, di tengah krisis unit Damkar ini. Sebagai langkah dini, kata Siti, Damkar kini sudah membentuk relawan pemadam kebakaran yang akan diterjunkan apabila terjadi kebakaran.

0 Komentar