Komisi IV Sebut Proyek Toilet Sekolah Rp200 Juta di Bogor Tak Masuk dalam Banggar DPRD

JABAR EKSPRES – Pembangunan toilet di SMP Negeri 9 dan 17 Kota Bogor yang menelan anggaran hingga Rp200 juta terus menuai sorotan berbagai pihak dan sangat disesalkan jajaran dewan.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bogor, Devie P Sultani baru-baru ini menyebut, bahwa pembangunan toilet yang menyerap APBD 2023 ini tak masuk dalam Badan Anggaran DPRD Kota Bogor.

Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas Bidang Keuangan, 50 UMKM Kota Bogor Terima Bantuan Tablet

“Harus dijelaskan dalam hal bentuk dan fungsinya. Saya juga mencatat bahwa dalam Badan Anggaran DPRD, tidak ada laporan pengajuan terkait pembangunan atau renovasi toilet di sekolah tersebut,” ungkapnya dikutip Jumat, 6 Oktober 2023.

Devie merasa prihatin, dengan adanya pembangunan toilet didua sekolah negeri yang nominalnya masing-masing hampir mencapai Rp200 juta tersebut.

Politisi Partai NasDem ini juga mengaku heran, mengenai adanya proyek tersebut, sehingga perlu adanya evaluasi. Sebab, masih banyak sekolah di Kota Bogor yang membutuhkan perbaikan infrastruktur.

“Anggaran sebesar Rp200 juta rupiah ini cukup signifikan, dan kami sebagai wakil rakyat, perlu memastikan bahwa penggunaannya memadai dan sesuai dengan kebutuhan sekolah-sekolah di kota ini,” paparnya.

Devie menegaskan, pembangunan toilet dengan nominal fantastis itu harus memiliki manfaat yang jelas dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan.

Menurutnya, bahwa penggunaan anggaran harus bijaksana dan mempertimbangkan prioritas, terutama dalam sektor pendidikan.

Pihaknya pun dibuat penasaran dan mempertanyakan rupa dan fasilitas dari toilet seharga rumah subsidi itu.

Baca Juga: BULOG Jabar Pastikan Beras Bantuan Pangan Layak Konsumsi

“Harus dijelaskan dalam hal bentuk dan fungsinya. Kami perlu memastikan penggunaan anggaran yang efisien,” tuturnya.

“Saya meminta Pemerintah Kota Bogor untuk segera mengevaluasi proyek toilet ini guna memastikan penggunaan anggaran yang efisien dan sesuai dengan kebutuhan sekolah-sekolah di Kota Bogor,” imbuh Devie. (YUD)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan