Kekeringan dan Kemarau Panjang, Debit Air Situ Cileunca Turun 50 Persen

Penampakan debit air Situ Cielunca yang berkurang akibat musim kemarau.
Penampakan debit air Situ Cielunca yang berkurang akibat musim kemarau. (Foto: Dok. JE)
0 Komentar

Harry menambahkan, hampir di semua wilayah saat ini semuanya sudah mulai dilakukan suplai dengan menggunakan armada tangki air. Khususnya di empat wilayah Tirta Raharja.

“Sudah semua dikirim menggunakan tangki air karena kekeringan dan konturnya tinggi, seperti di wilayah I Soreang, wilayah 2 Banjaran, wilayah 3 Baleendah, dan wilayah 4 Cimahi dan Cisarua,” ungkapnya.

Selain itu, Harry mengaku, pihaknya juga tidak sendiri dalam melakukan antisipasi kekeringan ini, dan melakukan kerja sama bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, dan BPBD untuk menyalurkan air bersih.

Baca Juga:Gunung Salak Terbakar, Masyarakat: Sepertinya di Pos 1Tantangan Musim Kemarau dan Solusi Melawan Kekeringan

“Jadi kami juga menyalurkan air bersih untuk masyarakat yang kekurangan air, di luar pelanggan PDAM,” tuturnya.

Harry pun menghimbau kepada masyarakat khususnya pelanggan PDAM, untuk lebih bijak dalam menggunakan air khususnya pada kekeringan saat ini.

“Saya menghimbau kepada masyarakat, kalau air nya masih mengalir di jalur, segeralah menampung air, menyediakan tempat-tempat penampungan air seperti toren, ember, dan lainnya,” pungkasnya.

0 Komentar