Super Adventure Deep Forest Challenge, Ekspedisi Fungsikan Kembali Jalur Era Kolonial Belanda

Ekspedisi Fungsikan Kembali Jalur Era Kolonial Belanda / Istimewa
Ekspedisi Fungsikan Kembali Jalur Era Kolonial Belanda / Istimewa
0 Komentar

Lalu yang terakhir yaitu DFC Dual Purpose yaitu untuk menjawab animo pengendara roda dua yang menyukai kegiatan luar ruang dan camping.

Super Adventure Deep Forest Challenge, Ekspedisi Fungsikan Kembali Jalur Era Kolonial Belanda

Ketua Pelaksana Deep Forest Challenge 2023, Leo Firmanto menyebut, untuk menyukseskan acara tersebut pihaknya berfokus pada standar kriteria kendaraan yang diberlakukan secara ketat. Pasalnya ekspedisi kali ini bakal menempuh medan yang berbeda daripada biasanya.

”Harus operator yang benar-benar expert di bidangnya. Secara umum mereka sudah terbiasa dengan jalan-jalan yang seperti itu karena ini bukan off road biasa,” ujar Leo.

Baca Juga:Kasus Jantung Koroner di Jabar Tinggi, Ketua Yayasan Jantung Indonesia: Patut Jadi Perhatian!KA Feeder Tak Dioperasikan hingga Stasiun Gedebage dan Cimekar, Kenapa?

Nantinya dalam acara DFC kali ini, bakal dilibatkan 100 lebih operator dalam rangka menyukseskan acara. Hal tersebut pun diakui Leo bahwa para operator tersebut masuk ke dalam kriteria yang ditetapkan DFC.

“Hampir rata rata mereka ahli dan memiliki jam terbang yang cukup tinggi,” pungkasnya.

Di sisi lain, tim Leader DFC Yudi menuturkan, Rute yang bakal dilewati dalam ekspedisi kali ini meliputi Mandala Giri, Cikajang, kemudian masuk ke wilayah Gunung Kasang.

“Kita akan bermain di dalam selama 5 hari di kawasan yang memang benar-benar hutan perawan yang belum pernah diinjak oleh kendaraan sebagian. Itu ada yang milik Perhutani dan ada pula yang dimiliki masyarakat,” ungkap Yudi.

Setelah itu dilanjut melewati Cisompet mengarah ke Kertapoli, dan dilanjut ke pantai Cijeruk lalu Karang Papak. Rudi menjelaskan, total perjalanan tersebut menempuh sejauh 160 km dengan waktu selama 7 hari.

Di tempat yang sama, Koordinator Event DFC, Deki Fajar mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam DFC  yang kali ini turut didukung Superadventure.

“Saya mewakili komunitas di DFC. Sebagai inisiator, gayung bersambut di mana Djarum punya brand Superadventure yang berkaitan dengan otomotif. Start di pendopo Kabupaten Garut karena pendopo ini jadi ikon Kabupaten Garut,” kata Deki.

Baca Juga:Dari Layar Kecil ke Dunia Nyata, TikTok Kembali Gelar Awards 12 Oktober MendatangIntip 3 Tips OOTD untuk Kamu Si Paling Games Warna Lime yang Awesome

“Saya memohon doa restu dari semua peserta DFC seri 3, dari konten acara, penyuguhannya, saya juga minta dukungan,” pungkasnya. (Dam)

0 Komentar