JABAREKSPRES – Viral sebuah video yang menunjukkan para petani di kawasan Subang dan jalur Pantura, Jawa Barat, mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menangkap Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.
Dalam video tersebut, para petani membentangkan sebuah spanduk dan pamflet yang dibuat sederhana pakai kain dan karton.
Adapun spanduk dan pamflet itu bertuliskan dukungan kepada KPK untuk segera memeriksa dan menangkap Mentan.
Baca Juga:Komunitas Sopir Truk Terinspirasi dengan Slogan ‘Tuanku Ya Rakyat’ untuk Gerakkan UMKMGelar Pelatihan Digital Marketing, Ganjar Sejati Motivasi Orang Tua Jangan Minder Jualan di Era Digitalisasi
“Tangkap Syahrul Yasin Limpo. Petani Subang Pantura bersama KPK memberantas korupsi. Tangkap maling uang petani, Syahrul Yasin Limpo,” begitu tulisan dalam spanduk dan pamflet yang dipegang para petani.
Sembari membentangkan spanduk, para petani itu mengaku sangat dirugikan oleh kelakuan Mentan jika memang yang bersangkutan benar-benar melakukan korupsi.
“Di tengah-tengah harga beras dan bahan pokok yang terus naik, kami para petani Subang Pantura, merasa dirugikan oleh kasus korupsi di Kementerian Pertanian,” ungkap para petani seperti dikutip dari video yang beredar, Jakarta, Senin (2/10/2023).
Para petanj itu pun berterimakasih kepada KPK dan Firli Bahuri karena telah membongkar dugaan korupsi di Kementan.
“Terima kasih Pak Firli, terima kasih KPK. Berantas terus korupsi sampai ke akar-akarnya,” ujar para petani.
Seperti diketahui, sebelumnya KPK menggeledah rumah dinas Mentan Syahrul Yasin Limpo.
Setelah kurang lebih 20 jam melakukan penggeledahan di rumah dinas Mentan Syahrul Yasin Limpo, Tim Penyidik KPK menemukan uang puluhan miliar rupiah yang terdiri dari mata uang asing dan rupiah.
Baca Juga:Rasyid Rajasa Dongkrak Pelaku UMKM Bandung dan Cimahi Naik KelasPerlawanan terhadap Omnibuslaw Terus Berlanjut
Selain uang, Tim Penyidik KPK juga menemukan sebanyak 12 senjata api di rumah dinas Mentan itu. (bbs)
