JABAR EKSPRES – Penyanyi terkenal Cupi Cupita akhirnya memberikan komentar setelah menjalani pemeriksaan selama sekitar enam jam oleh Bareskrim Polri terkait dugaan promosi judi online. Dalam pemeriksaan tersebut, Cupi Cupita didampingi oleh kuasa hukumnya, Hengky Solihin.
Pemeriksaan ini berkaitan dengan unggahan yang dibagikan oleh Cupi Cupita pada tahun 2020, yang diduga mempromosikan judi online. Namun, Cupi Cupita dengan tegas mengklaim bahwa saat itu ia hanya mengetahui bahwa yang dipromosikan adalah sebuah permainan daring.
“Itu tahun 2020. Cupi bahkan tidak mengerti cara bermain game, apalagi mempromosikannya. Dia tidak tahu sama sekali,” ujar Hengky Solihin di Jakarta, Selasa (26/9).
“Saya bahkan tidak pernah bermain game,” tambah Cupi Cupita.
Baca Juga:Sinopsis Love at First Sight (2023): Cerita Cinta di Awal Pertemuan, Kehilangan, dan Pencarian KembaliKeluarga Pewaris Koes Plus: Warisan Lagu Dalam Sorotan
Polisi pun dikabarkan telah menanyakan alasan mengapa Cupi Cupita mempromosikan konten tersebut di media sosialnya. Hengky Solihin menjelaskan bahwa hal ini terjadi karena tawaran tersebut datang dari orang yang dipercayai oleh Cupi.
Hengky juga mengungkapkan bahwa bayaran yang diterima Cupi Cupita untuk promosi tersebut tidak begitu besar.
“Tidak terlalu besar, karena pembayaran tersebut tidak langsung ke Cupi. Ada beberapa pihak lain yang terlibat,” jelasnya.
Pengacara Cupi Cupita mengatakan bahwa selama pemeriksaan, kliennya ditanyai sekitar 20 pertanyaan. Cupi Cupita menjelaskan bahwa dia bersedia menjalani pemeriksaan ini untuk mengklarifikasi segala hal, terutama ketika tuduhan ini telah memengaruhi pekerjaannya.
Mereka juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan pihak berwenang jika diundang kembali untuk memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kasus ini.
“Memang, ini memengaruhi (pekerjaan) saya, jadi saya ingin memberikan klarifikasi,” kata Cupi Cupita.
“Kami belum tahu jadwal selanjutnya, tetapi kami akan bersikap kooperatif jika ada panggilan lebih lanjut,” tambah Hengky.
