JABAR EKSPRES- Chelsea kembali mengalami kekalahan yang memalukan di Stamford Bridge pada hari Minggu (24/9/2023), saat mereka harus menyerah dengan skor tipis 0-1 dalam pertandingan melawan tamu mereka, Aston Villa.
Hasil ini secara jelas merupakan pukulan telak bagi Chelsea, yang saat ini terperangkap di posisi ke-14 dalam klasemen Liga Inggris. Skuad yang diasuh oleh Mauricio Pochettino baru berhasil mengumpulkan lima poin dari enam pertandingan yang telah mereka jalani.
Menanggapi kekalahan ini, Pochettino mengakui bahwa timnya tengah berjuang dalam momentum negatif yang sulit. Chelsea berada dalam situasi yang sulit, dan mereka harus bekerja keras untuk bangkit dari kondisi ini. Pochettino menekankan pentingnya pertumbuhan sebagai sebuah tim, bukan hanya individu-individu dalam skuad.
Baca Juga:Kartu Prakerja Gelombang 61 Sudah Dibuka, Ini Link DaftarnyaTimnas Indonesia U-24 Lolos ke 16 Besar Asian Games 2023 Meski Kalah dari Korea Utara
“Kami harus tumbuh sebagai tim, bukan hanya sebagai individu. Para pemain, terutama yang masih muda, harus belajar dari pengalaman dan kesalahan mereka,” ujar Pochettino. “Kami merasa kecewa karena banyak kesalahan yang kami lakukan sendiri, termasuk detail-detail kecil yang terlupakan, dan akhirnya mengakibatkan kekalahan.”
Pochettino, manajer Chelsea, juga mengungkapkan kekecewaannya kepada BBC Sport, menggambarkan hasil ini sebagai hasil yang mengecewakan. Ia menyoroti kartu merah yang diterima oleh Malo Gusto sebagai salah satu penyebab kekalahan timnya.
“Tim telah memberikan segalanya, dan kami harus terus bekerja keras. Bermain dengan hanya sepuluh pemain selalu menjadi situasi sulit, tetapi tim kami berjuang keras,” tambahnya.
Dengan hasil ini, Chelsea terbenam di peringkat ke-14 dalam klasemen. Mereka baru mengumpulkan lima poin dari enam pertandingan. Meskipun musim baru saja dimulai, tampaknya tantangan menjadi juara bagi Chelsea sangatlah berat.
“Kami harus mengubah situasi ini, dan satu-satunya cara yang saya tahu untuk melakukannya adalah dengan bekerja sangat keras,” tegas Pochettino.
