Fakta Dibalik Video Wanita Bersimbah Darah Minta Tolong hingga Tewas, Polresta Bogor Janji Bakal Tangkap Pelakunya!

Suasana di rumah duka keluarga korban di Perumahan Graha Aradea, Desa Ciherang, Kecamatan Daramaga, Kabupaten Bogor, Sabtu (23/9) Malam. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
Suasana di rumah duka keluarga korban di Perumahan Graha Aradea, Desa Ciherang, Kecamatan Daramaga, Kabupaten Bogor, Sabtu (23/9) Malam. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
0 Komentar

Mengetahui hal itu, dirinya langsung mengabarkan sang Ayah yang saat itu sedang dinas ke luar kota alias tak di rumah. Tak lama kemudian, kata dia, pihak keluarga langsung mendatangi RS Islam dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian hingga membuat laporan ke Polsek Tanah Sareal.
Korban Diduga Terakhir Jalan Dengan Orang Dekat
Berdasarkan penelusurannya, Ridho menyebut sempat menghubungi sejumlah kerabat korban. Sebab, korban terakhir berpamitan dari rumah untuk pergi bermain ke rumah salah satu temannya dengan mengendarai motor sehari-hari korban yakni, Suzuki GSX R150.

“Ada sore kemarin itu (Jumat *red) jam 4an izin pergi ke rumah temannya namanya si Abil, naik motor. Kata temannya itu, jam 10 pulang lah dia (RS). Ditanya sama saya, bilangnya kemana, Abil jawab gatau,” jelasnya.

“Akhirnya temannya itu cari tau, dan ngasih kabar lagi dapat info dari grup sebelah. Katanya almarhum ketemuan sama mantannya namanya Mumuh itu, di depan gang terus dibawa katanya ke kebon. Makanya belum tau info yang sebenarnya seperti apa masih ditelusuri,” imbuh Ridho.

Baca Juga:70 TPS di Bandung Masih Overload, 19.034 Ton Sampah Belum TerangkutSatpol PP Kabupaten Bogor Tak Tahu Ada Proyek Nimo Land, Camat Cijeruk Gak Lapor?

Dirinya menyebut, pasca kejadian polisi mengamankan sejumlah barang milik korban termasuk kendaraan milik korban yang saat itu berada dipinggir jalan tepat disamping korban tergeletak.

Pihaknya sangat berharap jajaran kepolisian dapat segera menangkap pelaku yang dengan tega menganiaya adik satu-satunya tersebut dan diberikan hukuman setimpal atas perbuatannya.

“Saya ga tega liat orangtua nangis terus, semoga polisi bergerak cepat menangani kasus adik saya ini, dan pelakunya dapat ditangkap sambil menunggu hasil autopsi dari RS Polri,” tandasnya. (YUD)

0 Komentar