Kasus Pneumonia Melonjak, Prudential Indonesia dan Prudential Syariah Melakukan Pencegahan Pneumonia Lewat Vaksinasi

Kasus Pneumonia Melonjak, Prudential Indonesia dan Prudential Syariah Melakukan Pencegahan Pneumonia Lewat Vaksinasi
Ilustrasi (Polina Tankilevitch/Pexels)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kualitas udara perkotaan yang buruk di Jakarta, membuat masyarakat semakin riskan terpapar penyakit pneumonia, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan asma. Khusus pneumonia, saat ini penyakit tersebut masih menjadi fokus perhatian pemerintah karena mayoritas menyerang balita, di mana menurut WHO, risiko kematiannya mencapai 14 persen pada 2019.

Urgensi terkait risiko pneumonia ini mendorong Prudential Indonesia dan Prudential Syariah untuk turut berupaya menekan angka kasus pneumonia dengan sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya publik memahami antisipasi dan perlindungan dari risiko penyakit ini melalui vaksinasi.

Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen mengatakan, Inisiatif yang dilakukan Prudential merupakan wujud komitmen berkelanjutan Prudential dalam mengajak masyarakat senantiasa mengedepankan hidup yang sehat untuk masa depan lebih baik.

Baca Juga:Salah Seorang Pengemudi Pick Up Meninggal Dunia Usai Terlibat Tabrakan Beruntun di BKR Kota BandungDorong Transaksi dan Apresiasi Nasabah, Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Umumkan Pemenang Undian Pegadaian Poin Periode I Tahun 2023

“Vaksinasi pneumonia sangat penting dilakukan demi meminimalisir angka kematian akibat penyakit ini. Upaya ini sejalan dengan tekad pemerintah untuk fokus menekan angka kasus pneumonia guna memastikan hidup lebih sehat dan produktif,” ujarnya.

Terkait peningkatan kasus pneumonia, MercerMarshBenefit melansir data peningkatan kasus pneumonia pada orang dewasa sebesar 56,9 persen dan anak-anak sebesar 88,1 persen pada semester I 2023 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta di awal 2023 juga menunjukkan adanya peningkatan kasus pneumonia menjadi 400 kasus dibandingkan awal 2022 yang hanya 200 kasus.

Prudential pun mencatat jumlah klaim pneumonia masuk dalam 10 besar kasus terbanyak yang mengajukan klaim di bulan Agustus di wilayah Jakarta. Untuk bronchopneumonia dari yang sebelumnya ada di peringkat 6 klaim terbanyak pada bulan Juli, naik ke peringkat 4 pada bulan Agustus.

0 Komentar