Gunung Kacapi Sumedang Terbakar! Benarkah Pertanda Musim Hujan Tiba? Begini Kata Warga Setempat

JABAR EKSPRES – Di balik kebakaran yang terjadi di Gunung Kacapi, Kecamatan Sumedang Utara, Kamis (21/9/2023) malam, warga menyimpan kepercayaan tentang pertanda akan diawalinya musim hujan.

Percaya atau sekedar kebetulan saja, warga setempat Ibu Nani Sumarni (60) membenarkan kepercayaan warga sekitar yang mempercayai jika kebakaran Gunung Kacapi terjadi sebagai pertanda akan diawalinya hujan.

“Kami melihat itu hanyalah sebuah perkiraan saja, tapi memang benar itu mitosnya memang seperti itu,” kata Yuyun kepada Jabar Ekspres di lokasi, Jumat 22 September 2023.

Bahkan, hal yang dianggap mitos tersebut senantiasa terjadi dan menjadi fakta. Seperti yang tengah terjadi saat itu, disadari atau tidak, ketika Gunung Kacapi dikabarkan mengalami kebakaran, pada saat itu juga hujan dengan intensitas rendah mulai turun dibeberapa titik di kota Sumedang, termasuk di areal lokasi Gunung Kacapi itu sendiri.

“Kan tadi juga ada hujan pas awal-awal kebakaran, ada cluk-clak (rintik hujan ringan). Tapi hanya sedikit. Warga malah teriak hujaaan, hujaaan,” katanya.

Demikian, Yuyun dan warga lainya menjelaskan, bahwa akan adanya hujan besar yang turun itu diserukan warga hanya karena warga mengetahui Gunung Kacapi telah terbakar.

“Nah…pihujaneun badag ieu mah (bakal ada hujan besar), begitu kata orang-orang sini. Tapi kalau saya ya itu mah mitos saja, tapi juga memang benar terjadi,” ujarnya.

Mitos tentang kebakaran di Gunung Kacapi tersebut terjadi setiap tahun.

“Tapi itu teh terjadi, tiap tahun juga pasti kebakaran dan setiap kebakaran pasti ada hujan, seterusnya ya jadi musim hujan, ya itu mah saya juga gimana jelasinya?!,” tuturnya.

Sementara itu, kebakaran yang terjadi tepat di malam jum’at tersebut, tetap membuat sebagian warga merasa was-was. Lantaran, kebakaran yang terjadi kemarin, cukup besar dan sangat dekat dengan pemukiman penduduk.

“Yaa cemas, takutnya kalau ada api yang memercik dan jatuh, itu kan pasti ke rumah warga,” katanya.(mg11)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan