Dorong Pembangunan TPPAS Legok Nangka Dipercepat, Pj Gubernur Jabar Jelaskan Alasannya

JABAR EKSPRES – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Triadi Machmudin, meminta agar proses pembangunan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka di Nagreg, Kabupaten Bandung dapat di percepat dari jadwal yang sudah ditentukan.

“Kalau sesuai tahapan KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha) itu di bulan November 2024 ground breakingnya tapu belum bisa dipakai, jadi baru akan konstruksi. Maka dari itu Legok Nangka (TPPAS) akan kita dorong agar bisa cepat beroprasi,” ujarnya, Kamis, 21 September 2023 kemarin.

BACA JUGA: Yana Mulyana Diberhentikan Secara Tidak Terhormat, Pj Gubernur Jabar: Aturannya Seperti Itu!

Bey Machmudin menjelaskan, adanya permintaan percepatan pembangunan TPPAS Legok Nangka ini dikeluarkan, sebab ia melihat kondisi Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Sarimukti yang berlokasi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) sudah dalam kondisi darurat.

Maka dari itu, Bey Machmudin menuturkan sebelum TPAS sarimukti sudah tidak bisa menampung lagi, TPPAS Legok Nangka sudah bisa digunakan khusunya untuk Wilayah Bandung Raya.

BACA JUGA: Pj Gubernur Jabar Tinjau TPS Pasar Kuda Citeureup Cimahi, Upayakan Atasi Permasalahan Sampah

“Sarimukti itu untuk dua tahun kedepan Insyaallah aman (masih bisa digunakan). Maka kami minta (Legok Nangka) untuk dimajukan ground breakingnya, mudah-mudahan di semester 1 sudah bisa dilakukan,” ungkapnya.

“Sehingga tidak hanya Sarimukti saja (yang digunakan), tapi sebelum selesai 2 tahun kedepan, itu (pembuangan sampah dari Bandung Raya) harus sudah pindah ke Legok Nangka,” imbuhnya.

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jabar Mengebut bahwa TPPAS Legok Nangka saat sudah masuk dalam tahapan pembentukan Badan Unit Pelaksana (BUP) setelah adanya pengumuman lelang yakni dari konsorsium asal Jepang yaitu Sumitomo Hitachi Zosen.

Meski begitu, sebelum pembentukan BUP dilakukan, Kepala DLH Jabar Prima Mayaningtyas menyebut masih ada beberapa hal yang harus diselesaikan di Legok Nangka.

“Ternyata sebelum pembentukan BUP ini, itu masih ada beberapa hal yang harus diselesaikan yang sifatnya secara administrasi dan teknis. Tapi Insyaallah itu akan segera kita selesaikan, karena Pak Pj (Gubernur) juga berharapnya bisa segera diselesaikan pada saat nanti sebelum penandatanganan antara PJPK (Penanggung Jawab Proyek Kerja sama) dengan BUP,” kata Prima saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan