PBB: Korban Tewas dalam Banjir Dahsyat di Libya Telah Mencapai 11.300 Orang

PBB: Korban Tewas dalam Banjir Dahsyat di Libya Telah Mencapai 11.300 Orang
Pemandangan menunjukkan kehancuran sejumlah bangunan pascabanjir di Derna, Libya, Sabtu 16 September 2023. Organisasi Internasional untuk Migrasi di Libya menyatakan lebih dari dari 5.000 orang diperkirakan tewas, dengan 3.922 kematian tercatat di rumah sakit, dan lebih dari 38.640 orang mengungsi di wilayah yang dilanda banjir. (Foto: ANTARA FOTO/REUTERS/Ayman Al-sahili/tom.)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat bencana banjir di Derna, yang terletak di bagian timur Libya, telah melonjak menjadi 11.300 orang.

Pengumuman ini disampaikan oleh Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB dalam sebuah konferensi pers pada Sabtu, 16 September 2023.

Selain itu, PBB juga mengungkapkan bahwa masih ada 10.100 orang yang belum ditemukan di dalam kota yang hancur tersebut, yang menambah jumlah korban jiwa yang sangat besar.

Baca Juga:Belasan Orang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di BrasilHP Terbaik Apple iPhone 16 yang Siap Rilis Tahun Depan, Simak Bocorannya di Sini!

Bencana ini terjadi ketika Badai Daniel menghantam wilayah timur negara tersebut minggu lalu, menyebabkan dua bendungan yang terletak di hulu sungai Derna jebol.

Banjir yang terjadi kemudian membanjiri dasar sungai yang sebelumnya kering, membelah kota pesisir yang berpenduduk 100.000 jiwa tersebut.

Menanggapi kekhawatiran publik yang semakin meningkat, Jaksa Agung Al Sediq al Sour secara resmi telah meluncurkan investigasi terhadap situasi yang menyebabkan runtuhnya bendungan tersebut.

Kondisi infrastruktur Libya yang runtuh, termasuk dua bendungan yang seharusnya melindungi Derna, dapat dikaitkan dengan kelalaian, konflik, dan perpecahan yang terjadi selama bertahun-tahun di negara tersebut.

0 Komentar