JABAR EKSPRES – Dalam upaya meredam situasi tegang terkait insiden perkelahian antara dua perguruan silat Indonesia di Changhua, Taiwan, Perwakilan RI di Taiwan telah mengambil langkah-langkah tegas.
Bentrokan tersebut yang terjadi pada tanggal 3 September diduga dipicu oleh perbedaan pendapat terkait pelatihan pencak silat. Kelompok-kelompok silat yang semula berkumpul untuk berdiskusi, sayangnya, malah berujung pada bentrokan fisik. Beberapa pelaku yang terlibat dalam bentrokan diketahui membawa senjata, menyebabkan beberapa orang mengalami luka parah.
