Kemarau Masih Berlangsung, Pemkot Sukabumi Imbau Umat Muslim Laksanakan Shalat Istisqa

JABAR EKSPRES – Dibeberapa wilayah Kota Sukabumi dalam beberapa waktu terkahir sudah mulai dilanda krisis air bersih, hal tersebut disebabkan oleh kemarau panjang ditambah adanya fenomena El Nino yang membuat beberapa sumber mata air mulai menyusut.

Dalam surat yang didapat oleh Jabar Ekspres, pemerintah Kota Sukabumi berinisiatif untuk menginstruksikan agar umat muslim melakukan Shalat Istisqa. Hal ini sebagai bentuk ikhtiar yang pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, ketika mengalami kemarau yang berkepanjangan.

Berikut ini isi Surat Edaran (SE) yang bernomor KI.02.01/1481/1/9/KESRA/2023 Tentang Pelaksanaan Shalat Istisqa.

Baca juga: Kebakaran Menghanguskan Cibadak dan Parungkuda Sukabumi!

1. Latar Belakang

Musim kemarau yang berkepanjangan sedang melanda sebagian besar wilayah Indonesia khususnya Kota Sukabumi sehingga menyebabkan terjadinya kekeringan. Maka sesuai tuntunan dan ajaran Islam yang dicontohkan oleh Rasulullah Nabi Muhammad SAW untuk meminta diturunkannya hujan dengan melaksanakan salat istisqa.

2. Maksud dan Tujuan

Melaksanakan sunnah yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW ketika mengalami kemarau yang berkepanjangan untuk meminta agar segera diturunkan hujan.

3. Ruang Lingkup

Ruang lingkup surat edaran ini adalah penyampaian informasi terkait pelaksanaan Salat Istisqa bagi Masyarakat Kota Sukabumi yang beragama Muslim.

4. Dasar

Surat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi tanggal 11 September 2023 Nomor 52/DP-MUI/X/2023 tentang Permohonan Membuat Himbauan Salat Istisqa.

5. Isi Edaran

Menindaklanjuti Surat dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi Nomor 52/DP-MUI/X/2023. Menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Kota Sukabumi agar dapat mengikuti pelaksanaan Salat Istisqa yang akan dilaksanakan pada hari Jum’at 15 September 2023 pukul 07.00 WIB yang bertempat di Lapang Merdeka Kota Sukabumi, dengan Kaifiyat (tata cara) pelaksanaan salat terlampir.

Dalam pantauan Jabar Ekspres, pemerintah kota Sukabumi dalam beberapa waktu lalu telah melakukan upaya untuk menanggulangi masyarakat kemarau yang menyebabkan kekeringan ini, mulai dari bantuan air bersih, perbaikan bendungan, hingga rekayasa saluran irigasi untuk mengairi pesawahan. (Mg9)

(Dok. Istimewa)

Baca juga: Tol Cisumdawu Beroperasi, Okupansi Hotel di Cirebon Tidak Berdampak Signifikan

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan