JABAR EKSPRES – Harga beras di pasaran hingga saat ini terus mengalami kenaikan. Bahkan, berdasarkan data harga yang diberikan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat (Disperindag Jabar), harga beras telah menyentuh di angka Rp12.735 untuk kategori medium dan Rp13.900 premium per kilo gram (Kg).
“Karena memang faktanya pada pada saat harga gabah kering panen itu naik, ada pembeli yang berani membeli dengan harga yang tinggi sehingga, menyebabkan penggilingan padi kecil itu tidak memperoleh bahan baku, sehingga suplai ke pasar tradisional menjadi kurang,” ungkapnya
Meski begitu, Dadan mengaku untuk ketersediaan beras di Jabar sendiri masih dalam kondisi aman hingga masa panen di bulan November – Desember 2023 nanti.
Baca Juga:Siap Hadapi BK PON XXI 2023, Atlet Panjat Tebing Kabupaten Bandung Asah Power dan MentalTitik Terang Kasus Mobil Plat Merah di Bogor Diduga Tabrak Lari Pengendara Motor, Polisi Pertemukan 3 Pihak
“Jadi kalau dilihat dengan jumlah penduduk kita (jabar) dengan angka 49 juta sekian, maka kita membutuhkan beras sekitar 4.593.117 ton, dan kita masih punya sekitar 104 ton sampai dengan bulan Oktober 2023. Tapi kita masih menyisakan masa panen di November – Desember. Jadi kalau dari kacamata produksi persediaan beras (di Jabar) masih aman,” imbuhnya.
