Ketua Umum PKS: Kami Hormati Keputusan PKB Gabung ke Koalisi Perubahan untuk Persatuan

JABAR EKSPRES – Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Ahmad Syaikhu turut menanggapi bergabungnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). Seperti diketahui bahwa Koalisi tersebut mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon Presiden (Cawapres) pada pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Ahmad Syaikhu menyatakan bahwa PKS pun menyambut baik bergabungnya PKB ke dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), bahkan optimis Koalisi tersebut untuk memenangkan Pemilu 2024.

BACA JUGA: Isu Duet Cak Imin dan Anies Baswedan, PKS Kota Sukabumi: Kita Tetap Merujuk Kesepakatan Awal!

Tidak hanya itu, Ahmad Syaikhu mengaku menghormati keputusan Partai NasDem dan PKB yang telah mendeklarasikan pasangan Anies Baswedan sebaagai bakal Cawapres yang berduet dengan Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) pada Pilpres 2024 nanti.

“Kami menghormati keputusan Partai Nasdem dan PKB yang telah mendeklarasikan pasangan Bapak Anies Rasyid Baswedan sebagai Bakal Calon Presiden RI dengan Bapak Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai Bakal Calon Wakil Presiden RI yang akan maju pada Pilpres tahun 2024,” kata Ahmad Syaikhu dalam keterangan resminya, dikutip JabarEkspres.com pada Sabtu, 2 September 2023.

BACA JUGA: Jazuli Juwaini: PKS Tetap Dukung Anies Sebagai Capres

Ia mengatakan bahwa berdasarkan Musyawarah Majelis Syura (MMS) ke-VIII, telah menetapkan Anies Baswedan sebagai bakal Capres yang diusung oleh PKS. Sedangkan Abdul Muhaimin Iskandar akan diusulkan sebagai bakal Cawapres untuk dibahas dalam Musyawarah Majelis Syura (MMS) PKS.

“Sesuai Pasal 16 Anggaran Dasar PKS ayat (2) huruf (i) yang menyatakan bahwa kewenangan untuk menetapkan kebijakan Partai berkenaan dengan Pemilihan Presiden dan/atau Wakil Presiden RI adalah Majelis Syura sebagai majelis permusyawaratan tertinggi Partai yang keanggotaannya terdiri dari perwakilan anggota PKS seluruh Indonesia.

Musyawarah Majelis Syura (MMS) ke-VIII telah menetapkan Bapak Anies Rasyid Baswedan sebagai Bacapres yang diusung oleh PKS. Adapun rekomendasi nama Bapak Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai Bakal Calon Wakil Presiden akan diusulkan untuk dibahas pada Musyawarah Majelis Syura (MMS) PKS,” lanjut.

Terkait mundurnya Partai Demokrat dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) dan mencabut dukungannya terhadap Anies Baswedan pada Pilpres 2024, Ahmad Syaikhu mengegaskan bahwa pihaknya sangat menghormati keputusan tersebut.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan