Imbas Kebakaran TPA Sarimukti, 1.500 Ton Sampah di KBB Tertahan

Pemadaman api di TPA Sarimukti oleh armada pemadam kebakaran.
Pemadaman api di TPA Sarimukti oleh armada pemadam kebakaran. (Foto: Pemkot Bandung)
0 Komentar

JABAR EKSPRESTPA Sarimukti hingga hari ke-11 belum bisa dioperasikan imbas dari kebakaran. Kondisi itu membuat sampah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) tertahan hingga ribuan ton.

Berdasarkan catatan UPTD Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat (KBB), dari 16 kecamatan di wilayahnya hanya 10 kecamatan yang memiliki sampah rumah tangga dan insutri yang dilakukan layanan pengangkutan.

“Untuk daerah yang paling banyak penyumbang sampah masih Padalarang dan Lembang. Jadi ini harus ada solusi secepatnya juga,” terangnya.

Baca Juga:Reklame dan Baliho Ilegal Ancam Nilai Buruk Penilaian AdipuraBelum Lengkap, Berkas Perkara Panji Gumilang Dikembalikan ke Bareskrim

“Bukan hanya akan terjadi penumpukan. Kalau nanti sudah dibuka, kita juga sulit mengangkutnya. Karena produksi sampahnya berlipat,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan menegaskan, pengelolaan sampah di Kabupaten Bandung Barat harus optimal selesai di tingkat kecamatan.

Ia mengatakan, peristiwa kebakaran TPA Sarimukti yang saat ini masih berlangsung harus dijadikan momentum semua pihak maksimal dalam mengelola sampah.

“Hal yang harus dilakukan saat ini adalah dengan melakukan reformasi persampahan yakni pengelolaan sampah harus tuntas di kecamatan masing-masing,” katanya.

Ia menambahkan, mulai saat ini pihaknya bakal melakukan edukasi secara massif kepada masyarakat di Kabupaten Bandung Barat.

0 Komentar