JABAR EKSPRES – Jepang mengatakan tingkat radioaktif di air laut dekat Fukushima berada di bawah batas.
Kementerian Lingkungan Hidup Jepang mengatakan pada hari Minggu bahwa uji air laut di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima tidak menemukan bahan radioaktif, beberapa hari setelah air olahan yang digunakan untuk mendinginkan reaktor nuklir dibuang.
Negara Asia Timur tersebut pada hari Kamis mulai membuang air dari pembangkit listrik tenaga air Fukushima yang rusak ke Samudera Pasifik, memicu protes di Jepang dan negara-negara tetangga dan mendorong Tiongkok untuk melarang impor produk makanan laut dari Jepang.
Baca Juga:Menkes Imbau Puskesmas Lakukan Pemeriksaan Rutin Kualitas UdaraWagner Group Marah dan Bersumpah Akan Balas Dendam Atas Kematian Prigozhin
Operator pembangkit listrik Tokyo Electric Power Co (Tepco) (9501.T) mengatakan pada hari Jumat bahwa air laut di dekat pembangkit listrik mengandung kurang dari 10 becquerel tritium per liter, di bawah batas tidak akan ada 700 becquerel, dan jauh lebih rendah dari batas WHO. dunia adalah 10.000 becquerel untuk air minum.
Tepco mengatakan pada hari Minggu bahwa pihaknya belum mendeteksi adanya perubahan signifikan.
