JABAR EKSPRES – Warga di beberapa wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai kesulitan mencari air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Hal itu diakibatkan kemarau panjang dampak dari fenomena El Nino.
Ia mengatakan, sedikitnya ada 12 RW di dua desa wilayah Kecamatan Cipeundeuy yang kesulitan mendapatkan air, yakni Desa jatimekar dan Cipeundeuy.
“Dibutuhkannya paling tidak tangki untuk memenuhi kebutuhan air bersih,” singkatnya.
Menanggapi hal itu, Sekretaris BPBD KBB, Agus Sumartono mengakui, kemarau yang terjadi sekarang belum meluas. Hal ini terbukti dari permohonan air bersih baru dari 4 kecamatan.
Baca Juga:Warga Keluhkan Masuk Bogor Fest 2023 Bayar SeginiKabupaten Mimika Adakan Pelatihan Pembinaan Sektor Pariwisata untuk Tingkatkan Potensi Wisata Daerah
Menurutnya, selain Kecamatan Cipeundeuy, permohonan air bersih juga datang dari Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua. Kepala Desa Jambudipa Cece Suryadi menyebut ada 11 RW yang sudah mulai mengalami kesulitan air bersih, yaitu RW 01, 02, 03, 04, 05, 06, 07, 13, 14, 16, dan 17.
Ia mengungkapkan, sudah 25 ribu liter air bersih yang disalurkan. Namun diakuinya, belum semua permintaan dapat dipenuhi.
“Saat ini, kami sedang fokus pada penanganan kebakaran di TPA Sarimukti. Dimana personel dikerahkan ke sana. Sehingga, permohonan bantuan air bersih belum dapat dilayani secara maksimal,” tandasnya. (Mg5)
